Oleh: dr. F. X. Juanda Setiajaya
De Quervain’s Tenosynovitis adalah peradangan pada selubung tendon yang terdapat pada bagian pangkal dari ibu jari tangan. Tendon adalah jaringan yang menghubungkan antara otot dan tulang. Peradangan ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.
Penyebab peradangan ini paling sering disebabkan oleh penggunaan otot pada bagian ibu jari dan gerakan pada daerah tersebut secara berulang. Penyebab lain yang dapat menjadi pemicu terhadap penyakit ini adalah trauma pada daerah tersebut. Karena prevalensinya yang lebih sering terjadi kepada wanita, penyakit ini juga sering disebut sebagai washerwoman’s sprain, yang berarti cidera pada tangan wanita yang bekerja sebagai pencuci pakaian.
Gejala yang dapat dirasakan jika seseorang menderita penyakit ini adalah nyeri yang dirasakan pada pangkal ibu jari tangan terutama saat digerakkan. Nyeri dapat muncul mendadak atau dapat muncul perlahan dan memberat setiap harinya.
Diagnosa pada De Quervain’s Tenosynovitis bisa ditegakkan dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah dengan Finkelstein Test. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara penderita diminta untuk mengepalkan tangan yang nyeri dan meletakkan ibu jari didalam kepalan tangan, lalu tangan dibengkokkan kearah jari kelingking. Jika dirasakan nyeri ketika pergelangan tangan dibengkokkan ke arah jari kelingking maka hasilnya positif.
Pengobatan De Quervain’s Tenosynovitis bertujuan untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Pilihan terapi antara lain dengan memberikan pengobatan anti nyeri dan anti inflamasi, suntikan kortikosteroid pada tangan yang sakit dan pembedahan.
Pemasangan bidai pada daerah tangan yang sakit juga dapat membantu untuk mengurangi pergerakan pada daerah tersebut. Penyakit ini saat dicegah dengan cara tidak melakukan gerakkan rutin pada pergelangan tangan dan ibu jari, dan jika memang harus dilakukan karena pekerjaan jangan lupa untuk mengistirahatkan tangan.






