Dobo, Beritajar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung di halaman Kantor KPU Kabupaten Kepulauan Aru tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kepulauan Aru, Halati Mangar, dan diikuti para komisioner, Sekretaris KPU, jajaran sekretariat di lingkungan KPU setempat.
Upacara dimulai sekitar pukul 07.00 WIT. Meski dilaksanakan secara sederhana, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan sarat makna dalam memperingati momentum kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Komisioner KPU Kepulauan Aru, yakni Robert Tildjuir, Thalib Gamarborbir, Baco Djabumir, dan Krisna P. Ditubun, serta Sekretaris KPU Kepulauan Aru Paulina Talutu bersama jajaran sekretariat.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kepulauan Aru Halati Mangar mengatakan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap tanggung jawab setiap warga negara dalam mengisi kemerdekaan.
“Dalam semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan sebagai sebuah peristiwa sejarah, tetapi juga melakukan refleksi atas tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa ini,” katanya.
Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persatuan, serta memastikan setiap tugas yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan, kemerdekaan yang diwariskan oleh para pahlawan tidak boleh berhenti pada seremoni dan simbol semata. Nilai-nilai kemerdekaan harus diwujudkan melalui keberanian untuk bekerja secara jujur, disiplin, profesional dan bertanggung jawab.
“Di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara, integritas menjadi fondasi penting agar setiap kewenangan yang kita miliki tidak disalahgunakan dan setiap keputusan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat serta kepentingan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Halati menyampaikan bahwa bagi jajaran KPU Kabupaten Kepulauan Aru, mengisi kemerdekaan memiliki makna yang sangat konkret, yakni menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai penyelenggara pemilu.
Sebagai lembaga penyelenggara pemilu, kata dia, KPU tidak hanya dituntut untuk bekerja sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, tetapi juga harus mampu menjaga netralitas, transparansi, profesionalitas dan akuntabilitas.
“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui kata-kata, melainkan melalui sikap, keputusan, dan tindakan yang konsisten,” ujarnya.
Halati juga mengajak seluruh jajaran KPU Kepulauan Aru menjadikan peringatan HUT Kemerdekaan RI sebagai momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan amanah.
Dirinya juga mengingatkan agar kewenangan yang dimiliki tidak dijadikan ruang untuk kepentingan pribadi, sementara integritas tidak boleh hanya menjadi slogan dalam menjalankan tugas kelembagaan.
“Jangan sampai kewenangan menjadi ruang untuk kepentingan pribadi, jangan sampai integritas hanya menjadi slogan, dan jangan sampai kepercayaan masyarakat hilang karena kelalaian dalam menjalankan amanah,” tegas Halati.
Selain itu, menurutnya, menjaga integritas bukan hanya berkaitan dengan menjaga nama baik lembaga, tetapi juga merupakan bagian penting dalam menjaga marwah penyelenggara pemilu, kualitas demokrasi dan nilai-nilai kemerdekaan itu sendiri.
“Menjaga integritas berarti menjaga marwah lembaga, menjaga demokrasi, dan pada akhirnya menjaga kemerdekaan itu sendiri,” jelas Halati.
Di akhir sambutannya, Halati mengajak seluruh jajaran KPU Kepulauan Aru untuk terus bekerja dengan semangat persatuan, keberanian untuk berbenah dan komitmen memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kepulauan Aru dan Indonesia.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, integritas, dan tanggung jawab. Terus melangkah, terus berintegritas, dan terus mengabdi untuk demokrasi Indonesia. Merdeka!” pungkasnya sembari mengajak.
Upacara tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar KPU Kepulauan Aru untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan kembali komitmen menjaga integritas, profesionalitas dan kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu.









