Bupati Aru Lantik Adolof Pokar Jadi Kepala BPKAD, Target WTP dan Bereskan Aset 2020-2024

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel melantik Adolof Pokar sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Aru.

Pelantikan digelar Rabu (10/6/2026) di ruang kerja Bupati.

Bupati Kaidel menegaskan pelantikan ini merupakan tanggung jawab berat. Ia menargetkan seluruh permasalahan aset dan keuangan daerah tahun 2020 sampai 2024 harus selesai tahun ini untuk disajikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ini merupakan tanggung jawab berat yang harus segera diselesaikan. Dalam tahun ini kita harus selesaikan tanggung jawab ini supaya bisa disajikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan,” tegas Kaidel dalam sambutannya.

Bupati meminta Adolof Pokar segera membentuk tim khusus didampingi konsultan untuk meneliti seluruh aset daerah.

“Saya berharap dengan pelantikan ini, segera bentuk tim untuk meneliti, mencari kegiatan, dan didampingi oleh konsultan untuk meneliti semua aset-aset dari tahun 2020 sampai 2024 untuk bisa disajikan,” ujarnya.

Kaidel menekankan target utama Pemkab Aru adalah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. “Ini ada tanggung jawab berat, mengingat kita harus sama-sama wujudkan wajar tanpa pengecualian,” kata dia.

Ia berharap Adolof Pokar dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik dalam tata kelola keuangan dan aset daerah.

“Saya berharap dengan tanggung jawab yang diberikan kepada Saudara, dapat membawa arus makin baik dalam pengelolaan keuangan daerah,” tutup Bupati.

Adolof Pokar sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru. Dengan dilantiknya Pokar sebagai Kepala BPKAD, posisi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan saat ini kosong.

Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Drs. Mohammad Djumpa, Asisten I Setda Karel Huwae, Asisten III dr. Hendrik Darakay, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Johan Karams, Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Rony Wakim, Plt. BKPSDM Buddin Layuta, serta rohaniawan.