Oleh: dr. Vica Natalia Gonga
Asap rokok memiliki dampak yang buruk terhadap Kesehatan anak, selain dapat mengganggu perkembangan anak, asap rokok juga dapat berikan dampak negatif terutama pada saluran pernapasan pada anak. Penyakit saluran pernapasan merupakan penyakit yang paling banyak dialami oleh anak- anak. Didapatkan Sebagian besar kasus anak- anak yang mengalami infeksi saluran pernapasan yang di tandai dengan batuk, pilek, demam, hingga sesak nafas dikarenakan Sebagian besar dari mereka memiliki orang tua perokok aktif.
Pada rokok mengandung nikotin, karbon monoksida serta zat karsinogenik (kandungan yang berbahaya untuk tubuh) sehingga selain membahayakan bagi yang mengkonsumsi (perokokaktif), rokok juga membahayakan bagi yang hanya menghirup asapnya (perokok pasif). Seringkali orang tua menghisap rokok didalam rumah tanpa memikirkan bahwa asap rokok yang dihembuskan akan bertahan di udara selama 2-3 jam. Hal ini menyebabkan anggota rumah lainnya yang tidak merokok (terutama anak- anak) dapat tercemar dengan zat berbahaya dari rokok. Salah satu penyakit yang paling sering terjadi pada anak akibat orang tua perokok aktif dan merokok dalam rumah adalah infeksi saluran pernapasan akut.
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas ataupun saluran pernapasan bawah dan gejala biasanya berlangsung kurang lebih selama 14 hari. Kejadian ISPA paling berat pada anak yang mengalami pneumonia berat yang di tandai dengan batuk, sesak nafas hingga nafas tampak lebih cepat, serta tertariknya dinding dada kedalam saat bernafas. Selain itu, ada juga anak hanya mengalami pneumonia saja atau batuk tanpa peneumonia. Pneumonia ditandai dengan batuk, sesak dan nafas tampak lebih cepat dibandingkan anak normal, sedangkan pada anak yang batuk saja tanpa pneumonia ini merupakan gejala yang lebih ringan dimana anak hanya menunjukkan sering batuk tanpa adanya gejala sesak nafas atau perubahan pola pernafasan.
Selain pneumonia, anak- anak yang sering menghirup asap rokok juga dapat mengalami brokitis, dapat memicu terjadinya serangan asma pada anak, infeksi telinga yang ditandai dengan banyaknya cairan di dalam telinga anak dibandingkan pada anak yang orang tuanya bukan perokok aktif.
Untuk mencegah terjadinya infeksi saluran pernapasan pada anak, orang tua harus memperhatikan beberapa hal:
- Jika orang tua perokok aktif baiknya jangan merokok di dalam rumah dan jika merokok di luar rumah, sebaiknya mengganti baju dan mencuci tangan sebelum bertemu dengan anak, karena kandungan dari asap rokok dapat menempel pada badan dan pakaian. Lebih baik hentikan merokok karena selain berguna untuk Kesehatan anggota keluarga dalam rumah, berguna untuk Kesehatan diri sendiri.
- Jangan membiarkan orang lain (tamu) merokok di dalam rumah atau mobil
- Hindari anak dari lingkungan yang tinggi akan polusi udara terutama yang disebabkan karena asap rokok






