Bahaya Konsumsi Minuman Beralkohol

oleh -

Oleh : dr. Stephanie Sugiharto

Dalam kehidupan masyarakat saat ini, minuman beralkohol adalah bagian rutin dari kehidupan sosial bagi banyak penduduk. Alkohol adalah zat beracun dan psikoaktif yang bisa menimbulkan sifat ketergantungan.

Selain menyebabkan ketergantungan, alkohol telah dikenal selama bertahun-tahun sebagai penyebab sekitar 60 jenis penyakit termasuk gangguan mental dan perilaku, gangguan di saluran pencernaan, kanker, penyakit jantung, gangguan sistem imun tubuh, penyakit paru-paru, penyakit yang melibatkan tulang dan otot, gangguan reproduksi dan gangguan pada ibu hamil termasuk peningkatan risiko terjadinya prematuritas dan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Organisasi World Health Organization (WHO) telah menjelaskan bahwa kurang lebih telah didapatkan 3 juta orang meninggal setiap tahunnya karena minuman beralkohol, baik akibat yang ditimbulkan dari efek alkohol secara langsung ataupun bisa dari penyakit yang ditimbulkannya.

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang paling sering diakibatkan oleh karena konsumsi alkohol :

Kecanduan Alkohol
Seseorang yang ketergantungan secara fisik terhadap alkohol, biasanya akan mengalami gejala putus alkohol apabila menghentikan atau mengurangi jumlah penggunaannya. Gejala biasanya terjadi mulai 6-24 jam setelah konsumsi yang terakhir. Gejala ini dapat berlangsung selama 5 hari, diantaranya adalah gemetar, mual, cemas, depresi, berkeringat, nyeri kepala dan sulit tidur. Jika sudah didapatkan adanya ketergantungan terhadap alkohol, maka sudah harus mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter.

Hepatitis
Tubuh berusaha memproses dan memecah alkohol, sehingga menghasilkan zat yang sifatnya beracun, zat yang beracun ini memicu peradangan pada sel-sel hati sehingga menyebabkan kerusakan jaringan hati. Seiring waktu, bekas luka menggantikan jaringan hati yang sehat, mengganggu fungsi hati.

Pankreatitis
Pankreatitis didefinisikan sebagai peradangan pada organ pankreas, yang menyebabkan kerusakan dan berhentinya fungsi dari organ pankreas. Konsumsi alkohol berlebihan menyebabkan 17% hingga 25% kasus pankreatitis di seluruh dunia. Gejala pankreatitis bisa bervariasi, bisa saja didapatkan nyeri perut hebat, mual, muntah, dan adanya gangguan makan. Kerusakan pada pankreas bisa menimbulkan beberapa komplikasi seperti diabetes, kanker pankreas serta kurang gizi atau malnutrisi.

Kanker
Bukti menunjukkan bahwa semakin banyak alkohol yang diminum seseorang secara teratur dari waktu ke waktu, semakin tinggi risiko terjadinya kanker. Bahkan mereka yang minum tidak lebih dari satu minuman per hari dan mereka yang peminum berlebihan (mereka yang mengonsumsi 4 minuman atau lebih untuk wanita dan 5 minuman atau lebih untuk pria dalam sekali minum) memiliki peningkatan risiko beberapa jenis kanker. Kanker yang paling banyak disebabkan oleh alkohol adalah kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker hati, kanker payudara serta kanker usus.

Cara terbaik untuk mengurangi konsumsi alkohol adalah dengan cara membatasi konsumsi alkohol, yaitu tidak lebih dari 1 gelas per hari untuk wanita dan tidak lebih dari 2 gelas per hari untuk pria. Jika memang dirasakan masih tidak bisa mengatasi rasa kecanduan terhadap alkohol, sangat disarankan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter.