Dobo, Beritajar.com: Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, Roy Mongi, menantang KONI Kabupaten Kepulauan Aru untuk meningkatkan prestasi olahraga pada ajang Pekan Olahraga Maluku (POMAL) V tahun 2027.
Tantangan tersebut disampaikan Roy saat mewakili Ketua Umum KONI Maluku menghadiri Pembukaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kabupaten Kepulauan Aru yang berlangsung di Cafe Gospel, Selasa (18/8/2026).
Roy menilai Kabupaten Kepulauan Aru memiliki modal prestasi yang cukup baik. Pada Porprov Maluku 2022, Aru berhasil menempati peringkat keenam dengan raihan 22 medali, termasuk enam medali emas.
“Pada Porprov 2022, Aru berada di peringkat keenam. Ini masih lebih baik dibandingkan beberapa daerah lainnya,” kata Roy dalam sambutannya.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi pemicu bagi KONI Aru untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih terarah, terutama menjelang POMAL V yang dijadwalkan berlangsung pada 18–27 Maret 2027.
Roy mengungkapkan, enam medali emas yang diraih kontingen Aru pada Porprov 2022 berasal dari sejumlah cabang olahraga yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Cabang olahraga seperti taekwondo, wushu, renang, atletik dan pencak silat disebut memberikan kontribusi terhadap perolehan medali Aru.
Capaian tersebut, kata Roy, menunjukkan bahwa Aru tidak kekurangan potensi atlet. Yang diperlukan adalah pembinaan berkelanjutan, pemetaan potensi dan strategi yang tepat dalam menentukan cabang olahraga prioritas.
“Tidak harus semua cabang olahraga diikuti. Yang penting adalah melihat skala prioritas dan cabang-cabang unggulan yang memiliki potensi prestasi. Itu yang perlu kita pentingkan,” tegasnya.
Ia berharap KONI Aru bersama pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet mulai melakukan persiapan sejak dini sehingga target peningkatan prestasi pada POMAL V dapat diwujudkan.
Tak hanya itu, Roy menegaskan, POMAL V bukan sekadar ajang kompetisi tingkat provinsi. Ajang tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penjaringan atlet Maluku menuju level nasional.
Karena itu, KONI Kabupaten Kepulauan Aru diminta memanfaatkan POMAL V sebagai kesempatan untuk melahirkan atlet-atlet yang nantinya dapat memperkuat kontingen Maluku pada ajang Pra-PON hingga PON.
“Dari POMAL akan lahir peserta yang akan kita arahkan menuju ajang Pra-PON. Setelah Pra-PON, atlet-atlet terbaik akan dipersiapkan menuju PON,” jelasnya.
Roy menyebutkan, PON 2028 akan diselenggarakan di tiga provinsi, yakni NTT, NTB dan DKI Jakarta, dengan sejumlah venue pertandingan tersebar di wilayah penyelenggara.
Untuk itu, persiapan atlet tidak boleh dilakukan secara mendadak. KONI dan seluruh stakeholder olahraga harus mulai melakukan konsolidasi dari sekarang.
Selain persiapan teknis, Roy juga mendorong adanya kesiapan dari sisi penganggaran.
Dirinya mengatakan, informasi mengenai nomor pertandingan dan kelas pertandingan POMAL V akan segera disampaikan kepada KONI kabupaten/kota agar masing-masing daerah dapat segera melakukan persiapan.
“Pemberitahuan mengenai nomor dan kelas pertandingan akan segera disampaikan. Setelah itu harus segera dilakukan konsultasi untuk menetapkan anggaran 2027 bagi pelaksanaan POMAL,” ujarnya.
Roy juga berharap DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dapat memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga, termasuk dalam proses penganggaran melalui APBD.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya menjadi tanggung jawab KONI, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah daerah, DPRD, Dispora, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet dan seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Roy juga mengungkapkan sejumlah atlet Maluku dari berbagai cabang olahraga saat ini telah masuk dalam proses pemusatan latihan nasional (Pelatnas).
Beberapa cabang olahraga yang disebutnya antara lain dayung, tenis meja, karate dan tinju.
Kondisi tersebut, menurut Roy, harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet di Kepulauan Aru untuk mengejar prestasi lebih tinggi.
“Kita berharap ada juga prestasi-prestasi yang disumbangkan oleh atlet dari Kepulauan Aru untuk memperkuat prestasi Maluku ke depan,” harapnya.
Ia pun mengapresiasi seluruh ketua pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet yang selama ini terus memberikan kontribusi terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Kepulauan Aru.
Selain berbicara mengenai prestasi, Roy menilai Musorkablub memiliki arti penting bagi keberlanjutan organisasi KONI Kepulauan Aru.
Karena menurutnya, musyawarah merupakan amanat organisasi yang menjadi ruang untuk mengambil berbagai keputusan penting, termasuk menentukan kepengurusan baru.
Dijelaskan pula, kepengurusan KONI Aru sebelumnya merupakan periode 2018–2022 dan telah mengalami perpanjangan sebanyak dua kali karena masa kepengurusan telah berakhir.
Olehnya itu, Roy menyambut baik pelaksanaan Musorkablub sebagai momentum untuk menyelesaikan proses organisasi dan membentuk kepengurusan KONI Aru yang baru.
“Kita bersyukur hari ini bisa berada pada titik kesempatan untuk melakukan proses pemilihan hingga sampai pada ujung akhir, yaitu pembentukan KONI Kabupaten Aru,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Roy juga menekankan pentingnya sinergi antara KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam mendukung pembinaan atlet. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan karena program KONI berkaitan erat dengan dukungan anggaran hibah melalui pemerintah daerah.
Dirinya berharap Dispora dapat terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembinaan olahraga sehingga program-program peningkatan prestasi dapat berjalan maksimal.
“Pada akhirnya ini membutuhkan sinergi. Kita berharap Dispora dan seluruh pihak terkait dapat memperhatikan kebutuhan olahraga sehingga pembinaan dan peningkatan prestasi atlet bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Roy menilai terlaksananya Musorkablub menjadi bukti bahwa perhatian terhadap olahraga di Kepulauan Aru mulai semakin kuat. Olehnya Ia berharap kepengurusan KONI yang nantinya terbentuk tidak hanya mampu membenahi organisasi, tetapi juga melahirkan program pembinaan yang berorientasi pada prestasi.
“Mulai dari saat ini seluruh konsolidasi harus dilakukan. Mari kita menyongsong POMAL dengan semangat dan keyakinan bahwa Maluku akan mampu memberikan kontribusi bagi kejayaan prestasi olahraga Indonesia ke depan,” pungkas Roy.






