Dobo, BeritaJar.com: Sebanyak 34 Amunisi yang ditemukan warga desa Tabarfane Kecamatan Aru Selatan Utara Kabupaten Kepulauan Aru diserahkan ke pihak Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Aru.
Penyerahan puluhan amunisi bercaliner 12,7 mm oleh salah satu Warga Desa Tabarfane atas nama Lajuda Pardjer kepada Waka Polres Kepulauan Aru Kompol Yamy Reawaru dan didampingi Kabag Logistik Kompol Can Otoluwa, Kasat Intelkam Iptu Hamzir Buton, Kasi Humas AKP Fransisca Lianti Iwane dan KBO Sat Intelkam Aipda Rusman H. Saidu yang berlangsung di ruang lobby Mapolres Kepulauan Aru, Senin (9/01/2023).
“Kami dari Polres Kepulauan Aru telah menerima sebanyak 34 butir amunisi dengan caliber 12,7 mm jenis senjata mesin berat yang digunakan pada tahun 1921 pada masa perang dunia ke 2,” ucap Waka Polres Kompol Yamy Reawaru kepada Wartawan.
Dikatakan, adapun amunisi tersebut ditemukan oleh warga desa Tabarfane bernama Lajuda Pardjer pada saat berkerja membersihkan kebun di desa Tabarfane.
Olehnya dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, apabila menemukan hal-hal seperti ini agar segera diserahkan kepala pihak kepolisian (Polres Kepulauan Aru).
“Kami sangat berterimakasih atas antusias masyarakat untuk menyerahkan amunisi yang ditemukan seperti ini, karena hal seperti ini sangat berbahaya bagi masyarakat,” ujar Wakapolres.
Ia menambahkan, atas penemuan itu, pihaknya akan meminta petunjuk dari Polda Maluku untuk kemudian dapat mensterilkan lokasi yang ditemukan amunisi tersebut, ditakutkan masih adanya amunisi lain yang dapat membahayakan warga masyarakat sekitar.
” Ucapan terimakasih juga kepada Kasat Intelkam dan jajaran Intelkam Polres Kepulauan Aru, atas hasil koordinasi sehingga amunisi tersebut dapat diserahkan oleh warga kepada Polres Kepulauan Aru,” pintah Kompol Yamy.
Sementara itu, Lajuda Pardjer menceritakan awalnya amunisi tersebut di ditemukan.
“Jadi peluru ini pertama kali ditemukan oleh adik saya almarhum Itong Parjer pada beberapa bulan yang lalu saat berkebun, setelah menemukan amunisi tersebut, Almarhum menyampaikan kepada saya bahwa Ia telah menemukan puluhan amunisi dengan ukuran sangat besar dan akan segera diserahkan ke pihak Polres Kepulauan Aru,” ungkapnya.
Dijelaskan Lajuda, saat adiknya (almarhum Itong) pergi melaut ternyata ia tidak kembali lagi dan ditemukan sudah meninggal dunia karena kecelakaan di laut saat mencari ikan.
“Karena sibuk mencari korban hingga mengurus pemakaman Jenazah almarhum, saya lupa dengan perkataan Almarhum tentang penemuan amunisi tersebut dan baru teringat kembali setelah ditemui oleh anggota Sat Intelkam Polres Kepulauan Aru,” katanya.
Setelah bertemu dan menyampaikan terkait penemuan amunisi tersebut dengan anggota Sat Intelkam Polres Kepulauan Aru, kemudian dirinya (Lajuda-red) disarankan untuk mengambil amunisi tersebut untuk diserahkan kepada pihak Polres Kepulauan Aru.
“Atas saran dan masukan dari anggota Sat Intelkam Polres Kepulauan Aru, kemudian saya bersedia dan berjanji apabila cuaca membaik, saya akan segera ke Desa Tabarfane dan mengambil amunisi tersebut untuk diserahkan ke Polres Kepulauan Aru dan pada hari ini tanggal 9 Januari 2023 saya langsung menyerahkan barang bukti tersebut kepada pihak berwajib,” jelas Lajuda.
Lajuda juga menyampaikan, apabila dikemudian hari ada ditemukan hal seperti ini maka dirinya akan langsung menyerahkan ke Polres Kepulauan Aru.







