Pentingnya Vaksinasi Covid-19 Pada Anak

oleh -
Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga Saat Mencanangkan Sekolah Siaga Covid-19 di SMP Kristen 1 Pulau-Pulau Aru

Oleh: dr. Vica Natalia Gonga

 Covid adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona (coronavirus). Virus ini dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Virus corona dapat menimbulkan infeksi saluran pernapasan pada manusia, ditandai dengan demam hingga suhu tubuh 38°C, batuk, flu, nyeri tenggorokan hingga sebabkan sesak nafas. Penyakit Covid-19 dikenal mewabah sejak tahun 2019 akhir, yang pertama kali muncul di Wuhan, China.

Penyakit Covid-19 dapat ditularkan ke orang lain, dari orang dewasa hingga anak- anak dapat tertular virus ini. Virus dapat menyebar melalui droplet dari hidung atau mulut, terutama pada saat bersin atau batuk dan tidakditutup. Selain ditularkan dari orang ke orang, virus ini juga dapat menempel di benda- benda, sehingga jika seseorang memegang benda yang telah terkontaminasi virus corona kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut, maka orang tersebut juga dapat tertular oleh virus corona atau terkena covid-19.

Di Indonesia pada saat ini penyakit Covid-19 tidak hanya menyerang orang dewasa, namun juga menyerang anak- anak. Pada tahun 2021 di dapatkan sebanyak 12.6% kasus Covid-19 pada anak usia 0-18 tahun. Kasus positif  Covid-19  pada anak usia 1- 5 tahun sebanyak 2.9%, usia 6- 18 tahun (usia sekolah) sebanyak 9.7%  dan rata- rata angka kematian akibat Covid-19 pada anak sekitar 0.6%. Namun, penularan virus ini pada anak juga dapat dicegah, dengan cara: (1) menghindari anak dari kerumunan/ tidak membawa anak ketempat yang ramai (tempat bermain, tempat rekreasi); (2) menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih (mencuci tangan terutama sebelum memegang mata, hidung atau mulut); (3) menutup mulut saat batuk atau bersin di dekat anak- anak; (4) pakaikan masker khusus anak- anak (sesuai ukuran muka anak); (5) melakukan vaksinasi pada anak.

Untuk saat ini pemberian vaksin Covid-19  sudah bias dilakukan pada anak usia 12-17 tahun. Vaksinasi ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus, sehingga apabila nantinya tertular atau terkena Covid-19, gejala yang di derita tidak lebih parah dan mengurangi resiko kematian pada anak akibat Covid-19.

Selain itu, pemberian vaksin juga bertujuan untuk membentuk herd  immunity. Sehingga semakin banyak orang yang vaksin maka semakin banyak pula orang yang kebal terhadap penyakit tersebut. Hal ini juga, bertujuan untuk melindungi dan mencegah orang dewasa dan anak usia di bawah 12 tahun yang belum bias mendapatkan vaksin agar tidak tertular Covid-19.

Vaksinasi Covid-19 yang diberikan pada anak usia 12-17 tahun telah melewati berbagai penelitian dan sudah dinyatakan aman. Untuk anak berusia 12-17 tahun yang sudah bias mendapatkan  vaksin Covid-19, baiknya vaksin dilakukan dalam keadaan sehat dan tidak sedang sakit.

Beberapa penyakit yang masih menjadi kontra indikasi diberikan vaksin pada anak, antara lain: penyakit atau imun yang tidak terkontrol, penyakit kanker pada anak, anak sedang menggunakan obat yang menekan imunitasnya, sedang dalam kondisi demam (>37.5°C), melakukan imunisasi lain kurang dari 1 bulan, penyakit bawaan yang tidak terkendali, memiliki darah tinggi dan kencing manis yang tidak terkontrol.

Orang tua tidak perlu khawatir dalam pemberian vaksinasi Covid-19 pada anak, dikarenakan vaksinasi akan dilakukan oleh tenaga medis dan setelah vaksin akan dilakukan pemantauan selama 30 menit. Jika, ada efek samping dari vaksin seperti demam, nyeri tempat suntikan hingga alergi yang parah, disarankan agar dapat melapor pada petugas Kesehatan.