Dobo, BeritaJar.com: Dalam rangka HUT TNI Angkatan Laut Ke-76, Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga meresmikan Kampung Bahari Nusantara (KBN) serta Rumah Pintar Bahari di dusun Blakang Wamar desa Durjela Kecamatan Pulau-Pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (8/9/2021).
Bupati Johan Gonga dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan Program Staf Umum Potensi Maritim (Spotmaral) yang dicanangkan Pimpinan TNI AL Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono, S.E., M.M. dan saat ini TNI AL telah memiliki 1.757 Desa Binaan di seluruh pelosok Nusantara.
” Pencanangan Kampung Bahari Nusantara (KBN) ini memiliki lima klaster yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata dan pertahanan sebagai bentuk komitmen peran TNI AL di daerah untuk membantu pemerintah daerah dalam mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakat khususnya di masa pandemik Covid-19. Selain itu, meningkatkan wawasan kebangsaan dan jiwa nasionalisme,” ucapnya saat menghadiri penutupan kegiatan Karya Bakti dan Bakti Sosial TNI AL Tahun 2021.
Selain itu dikatakan, tidak kalah pentingnya dalam pencanangan Kampung Bahari Nusantara ini adalah pendirian Rumah Pintar Bahari dengan sasaran yang diharapkan yakni meningkatkan minat baca dan minat belajar anak usia sekolah di wilayah Dusun Blakang Wamar Desa Durjela.
“Khususnya saat ini kegiatan belajar-mengajar di sekolah formil adalah terbatas atau daring karena pandemik Covid-19,” ucap Bupati.
Selanjutnya, Mengenalkan pengetahuan kebaharian kepada masyarakat Aru dimana wilayah Kabupaten Aru merupakan daerah dengan luas +- 55.270.22 KM” dengan luas lautan adalah 48.843.45 (KM”) atau 88.37 % adalah wilayah laut.
“Menjadikan Dusun Belakang Wamar Sebagai Desa Binaan Lanal Aru agar keberlangsungan program Kampung Bahari Nusantara serta program kegiatan Rumah Pintar Bahari dapat tercapai,” paparnya.
Dijelaskan pula bahwa dengan adanya kampung bahari ini terwujudnya hubungan sosial antara Prajurit TNI AL dengan masyarakat Dusun Belakang Wamar dengan berbagai kegiatan sosial yang ada sebagai wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat.
“Dengan adanya KBN dan Rumah Pintar Bahari ini agar terwujudnya sinergitas antara pemerintah daerah dengan TNI/TNI AL atau instansi terkait dalam melaksanakan pembangunan wilayah Aru baik infra struktur maupun sumber daya manusia,”ungkap Gonga.
Tentunya, kegiatan Kampung Bahari Nusantara ini tidak dapat dilaksanakan secara mandiri oleh TNI AL namun diperlukan sinergitas dengan instansi pemerintah daerah maupun instansi lainnya guna mencapai hasil yang optmal.
“Karena itu membutuhkan gandeng tangan dan dukungan moril oleh semua pihak untuk tujuan Yang lebih besar,” jelas Bupati Aru.
Untuk diketahui, dalam peresmian Rumah Pintar Bahari dilakukan Penanda tanganan Prasasti Kampung Bahari Nusantara oleh Bupati Kepulauan Aru dan didampingi Komandan Letkol Laut (P) Choirur Roziqin, SH. M.Tr. (Hanla). M.M.
Selanjutnya, pemberian buku “Kembalikan Kejayaan Negeri Bahari” secara simbolis oleh Bupati kepada Komandan Lanal Aru.
Tidak lupa kegiatan dilanjutkan peninjauan kegiatan Rumah Pintar Bahari, terlihat semangat dan antusias anak anak sedang menerima pelajaran dari Ibu Ibu Jalasenastri Lanal Aru serta tidak lupa pameran karya karya kerajinan dan makanan khas dari Ibu Ibu Jalasenastri Lanal Aru.






