Monitoring Kegiatan De-Brifing, Ini Arahan Dansatgas TMMD

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Monitoring kegiatan De-Brifing pelaku satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Aru dipimpin langsung oleh Komendan Kodim (Dandim) 1503 Tual, Letkol Inf Mario C.Noya selaku Dansatgas TMMD, bertempat di Tribun Lapangan Yos Sudarso, Kamis (1/4/2021).

Dansatgas TMMD ke -110 dalam arahannya menyampaikan terimakasih kepada rekan-rekan TNI dan Polri (Satgas TMMD) atas pelaksanaan kegiatan TMMD 2021 di kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru.

Dikatakan, Kegiatan ini merupakan program dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat bekerja sama dengan TNI Khususnya dengan kementrian PMD Untuk melakukan percepatan pembangunan di desa dan masyarakat yang butuh pembangunan.

Dulu kata Dansatgas Mario, namanya AMD (ABRI Masuk Desa) dan sekarang berubah menjadi TMMD, yang sebenarnya konsep pelaksanaan itu sama. Dalam hal ini sambungnya, yang selalu menjadi kendali dalam sektor kegiatan teritorial ini adalah Angkatan Darat sehingga yang selalu diperintahkan adalah Dandim sebagai dansatgas diwilayahnya, namun Pekerjaannya tetap bersama-sama TNI dan Polri, di bantu dengan unsur masyarakat lainnya.

“Ini merupakan kegiatan Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Letkol Mario juga menjelaskan, dampak positif yang dilaksanakan dari kegiatan TMMD ini sangat dirasakan oleh masyarakat yang berada di lokasi Kegiatan pembangunan.

“Mereka sudah tidak takut lagi adanya banjir dan genangan Air yang biasa terjadi disana dan mungkin rekan-rekan sendiri yang lebih tau karena terus berkomunikasi dengan masyarakat dan melihat langsung kondisi terakhir setelah dilaksanakan pembuatan Drainase,” ungkap Dansatgas.

Dibagian perumahan rakyat tambah Mario, pembuatan jembatan memang ada beberapa hal yang menjadi kendala sehingga belum dapat terselesaikan sampai sekarang, tapi kita upayakan untuk dapat selesai karena itu tugas dan tanggung jawab kita sampai dengan selesai pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Tapi semua upaya itu sudah dilaksanakan oleh rekan-rekan semuanya dengan berbagai macam kendala. Mulai dari kendala material yang sulit, material yang diberikan namun beban pembentukan material itu sangat sulit karena besi yang digunakan untuk jembatan tersebut merupakan besi yang di gunakan untuk jalur kendaraan Berat di atas 30 ton, padahal daerah kita ini adalah daerah yang tidak ada kendaraan yang besarnya sekitar 30 ton. Pelabuhan saja sepertinya hanya menggunakan besi 16 dan bukan ulir,” beber Dansatgas TMMD.

Tapi itulah sambungnya, keinginan dari konsultan seperti itu dan kita tidak usah mengeluh yang penting kita sudah berbuat dan besinya sudah jadi tinggal pengecoran.

” Saya ulangi sekali lagi saya ucapkan terimakasih kemudian rekan-rekan saya akan berikan Sprin kembali ke kesatuan masing-masing,” ucap Dandim lagi.

Khusus untuk dari rekan-rekan yang dari TNI AL dan Polri, baik dari Polres dan Brimob akan kembali karena nanti kelanjutannya biar kami saja yang kerjakan.

“Kenapa demikian karena saya harus mempertanggung jawabkan administrasinya, karena dukungan yang di berikan dari pusat itu cuma 30 hari buat pelaksanaan kegiatan ini, apabila saya memaksakan untuk melanjutkan kegiatan dengan rekan-rekan semuanya pertanggung jawabannya agak sulit,” jelas Dansatgas.

Kemudian dalam pelaksana giat ini tambah Dansatgas, juga ada hak yang sudah saya sampaikan baik uang makan, dan lain-lainnya dan saya akan berikan semuanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Bakri Renhoat dan Para Danton Masing-masing Satuan dari TNI-Polri.

Sementara pasukan yang tergabung dalam satgas TMMD itu yakni 1.SST Kodim 1503/Tual, 1.SST Kompi D & Kompi E Yonif 734/SNS dan 1 SSR TNI AL Kepulauan Aru serta 1 SST gabungan Sat Brimob & Sat Sabhara polres Kepulauan Aru.