Dobo, BeritaJar.com: Contoh Buruk di ditonjolkan dua pejabat Kabupaten Kepulauan Aru, Kadis Perumahan dan Pemukiman, Umar Londjo dan Kepala Inspektorat, Ramli Rumra ketika tiba dari zona merah (Ambon) tidak jalani karantina.
“Ini suatu contoh yang buruk yang ditonjolkan kedua pejabat tersebut, begitu pula lemahnya Gustu Aru dalam menjalankan protokol kesehatan,” ucap mantan anggota DPRD Aru periode 2014-2019, Laganti Hutandjalay kepada awak media, Senin (15/06) di Dobo.
Lanjut dikatakan Laganti, Mereka berdua harus memberi contoh yang baik bagi masyarakat, kalaupun ada edaran Gustu pusat yang menyatakan lain, maka Pemda juga harus memberi sosialisasi yang seluas-luasnya agar masyarakat tidak bingung.
Karena lanjut dia, yang dinamakan karantina mandiri d rumah ini, tidak jelas. Sudah banyak contoh nyata yang kita lihat, bilang karantina mandiri, besok sudah liat di pasar, jalan, pantai dan sebagainya.
Begitupun kedua pejabat ini, ketika mereka tiba, pasti banyak surat, dokumen yang harus di tanda tangan dan sebagainya, di situlah komunikasi terjadi.
“Utama sekali, ketika tiba pasti bendahara, sekretaris pasti di panggil, kondisi ini tidak bisa di pungkiri akan terjadi dan ini sangat fatal sekali,” terang Laganti.
Sementara itu, medsos ramai dengan kicauan pedas terkait kedua pejabat yang tidak jalani karantina, seperti group Aru island news dengan nama akun FB Nurzaeny Halaty menyebut kedua pejabat bagaikan preman.
“Kepala dinas Umar Lonjo dan Ramli Rumra 11,12 sama-sama mata parampuan muda Deng orang pu bini, hari kalau Deng karantina dong di SMPN 1, maka masyarakat Aru yang berada di dobo akan bertindak, kepala dunia tapi biking diri preman”.
Terpisah, Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga kepada wartawan di kantor Bupati menjekaskan bahwa kedua pejabat tersebut tidak karantina terpusat, karena sesuai surat edaran Gustu Pusat yang baru, mereka dikarantina mandiri saja.
“Sesuai surat edaran Gustu Pusat yang baru, mereka yang datang sudah kantongi surat keterangan sehat, dan Rapid Test dari daerah asal, sehingga mereka tetap dikarantina mandiri di rumah dan tidak karantina terpusat,” jelasnya.
Lebih lanjut di katakan, Mereka jalani karantina mandiri dan tetap mendapat pengawasan tim kesehatan selama beberapa hari kedepan. “Jadi mereka (Umar Londjo dan Ramli Rumra tetap jalani karantina mandiri akan tetapi petugas kesehatan akan memantau mereka dalam beberapa hari ini. Sementara yang kemarin datang dengan kapal tidak ada masalah soalnya mereka dari tual (Zona hijau) dan sudah mengantongi surat bebas Covid-19 jadi tidak ada masalah,” jelas Gonga.







