![]() |
| Personil Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor di Kepulauan Aru Melaksanakan Patroli Tanggap Bencana |
Dobo, BeritaJar.com: Guna menghindari dampak bencana yang akhir-akhir ini menelan banyak korban jiwa di laut Aru, maka personil Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Polda Maluku melaksanakaan giat patroli tanggap bencana.
Kegiatan Patroli berlangsung, Minggu (07/06/2020) di Pelabuhan Rakyat Dobo dan dipimpin oleh Brigpol M. Matital, guna mengantisipasi terjadinya bencana.
Selain itu, giat patroli tanggap bencana ini juga bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal disekitar pesisir pantai serta warga yang sedang mencari di laut.
“Patroli tanggap bencana yang dilakukan personil Brimob hari ini adalah bertujuan untuk mengingatkan warga yang setiap harinya bekerja sebagai nelayan maupun yang menggunakan jasa angkutan agar tetap berhati-hati melihat kondisi alam saat beraktifitas, sehingga tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Wadanki Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor Ipda. J.C Kalahatu kepada media ini di Dobo.
Selanjutnya dijelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Brimob Kompi 2 Yon C Pelopor kepada masyarakat Kepulauan Aru.
“Kami dari Brimob juga telah siapkan tim siaga tanggap bencana untuk mengantisipasi jika terjadi bencana diwilayah Kepulauan Aru kami langsung bergerak,” ungkapnya.
Pria lulusan SIP Reg Angkatan 48 tahun 2019 ini pada kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa dalam giat patroli tersebut, pihaknya juga mensosialisasikan kepada warga terkait new normal atau kehidupan baru yang akan diterapkan di Kepulauan Aru khususnya kota Dobo.
“Saya berharap masyarakat ketika saat beraktifitas harus mengikuti anjuran pemerintah dengan melakukan Protokol Kesehatan sehingga terhindar dari Covid-19,” tambah Kalahatu.
Dirinya juga mengajak masyarakat agar perbiasakan pola hidup bersih dan sehat agar dijauhkan dari virus yang berbahaya ini.
“Mari bersama kita memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Aru dengan cara memakai Masker, mencuci tangan dan jaga jarak,” himbau Kalahatu.







