Dobo, Beritajar.com: Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo akan melakukan sosialisasi keselamatan pelayaran di sekolah-sekolah sebagai upaya menanamkan pemahaman keselamatan transportasi laut sejak usia dini.
Langkah ini dinilai penting mengingat Kabupaten Kepulauan Aru merupakan daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.
Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut mengatakan, edukasi keselamatan pelayaran penting diberikan kepada anak-anak sekolah agar mereka sejak dini memahami hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan saat melakukan perjalanan laut.
“Perlu sosialisasi pelayaran ini di sekolah. Jadi, sejak usia dini anak-anak sekolah sudah diberikan pemahaman mengenai masalah keselamatan pelayaran,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (19/09/2026).
Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang paling tepat untuk memberikan edukasi karena pengetahuan yang diterima sejak dini akan terus dibawa hingga dewasa dan membentuk budaya sadar keselamatan.
“Ke depannya masyarakat itu bukan cuma mau berangkat. Dari jauh hari harus sudah tahu prosedurnya seperti apa dan kapasitasnya seperti apa,” jelasnya.
Wusurwut mengungkapkan, pihaknya akan menyambangi sekolah-sekolah secara langsung untuk memberikan sosialisasi kepada para siswa. Ia juga mengharapkan dukungan media agar program tersebut dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Mungkin nanti kami akan masuk ke sekolah-sekolah. Teman-teman dari media mungkin membantu supaya kita bisa membuat satu program bersama,” katanya.
Selain menyasar pelajar, edukasi keselamatan juga akan diperluas kepada masyarakat umum melalui berbagai kegiatan di ruang-ruang publik.
Ia menambahkan, masyarakat selama ini cenderung hanya fokus untuk bisa berangkat, tanpa memperhatikan prosedur perjalanan, ketentuan keselamatan, dan kapasitas kapal.
Dengan mengetahui informasi tersebut sejak awal, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik dan tidak terburu-buru.
“Jadi, orang itu semua sudah mulai paham dari jauh hari, sehingga tidak buru-buru,” tambah Ruswan.
Dirinya berharap sosialisasi di sekolah dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran dan budaya keselamatan di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru.






