Dobo, Beritajar.com: Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 yang mengusung tema “Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Yang Lebih Maju”, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo memberikan kado istimewa bagi nelayan dengan menyerahkan 30 Pas Kecil secara gratis.
Penyerahan secara simbolis kepada perwakilan Desa Warabal berlangsung di Halaman Kantor UPP Kelas III Dobo, Rabu (17/09/2026), usai upacara Harhubnas.
Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut mengatakan, penyerahan Pas Kecil ini adalah bentuk sumbangsih nyata insan perhubungan kepada masyarakat yang menggantungkan hidup dari transportasi laut.
“Momentum Harhubnas ke-55 ini kami berikan sumbangsih kepada masyarakat pemilik transportasi kapal laut. Tim kami telah melakukan pengukuran di beberapa desa dan hari ini kami gabungkan penyerahannya bertepatan dengan Harhubnas,” ucapnya.
Ruswan menjelaskan, Pas Kecil memiliki fungsi vital sebagai identitas dan legalitas kapal. Tanpa Pas Kecil, kapal dianggap tidak sah secara administrasi dan nelayan akan kesulitan mengakses berbagai program bantuan pemerintah, termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
“Harapan kami ke depan, program ini tidak berhenti sampai di sini. Setiap bulan kami akan punya target hingga seluruh kapal nelayan dan masyarakat di Kepulauan Aru yang memiliki transportasi laut dapat memiliki Pas Kecil,” tegasnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga tengah berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mempercepat sertifikasi kapal-kapal rakyat di Aru.
Terpisah, Hence Jefri Ratu kepada media ini merinci, dari hasil pengukuran tim UPP, ada total 40 dokumen Pas Kecil yang baru jadi.
“Dua desa itu ada 40 dokumen yang baru jadi dan sudah diterima. Desa Warabal sebanyak 30 dokumen, jadi masih tinggal 10 dari Desa Jambu Air lagi,” ungkapnya singkat.
Diketahui sebelumnya, memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/08/2026), UPP Kelas III Dobo juga telah menyerahkan 31 Pas Kecil dan E-Pas Kecil (E-BPKP) kepada nelayan Aru.
Adapun kapal yang mendapatkan Pas Kecil dalam penyerahan kali ini merupakan kapal nelayan dengan ukuran di bawah 7 Gross Tonnage (GT), yang merupakan mayoritas kapal yang digunakan nelayan tradisional di Kepulauan Aru.







