Dobo, Beritajar.com: Tiga nelayan asal Kabupaten Kepulauan Aru berhasil diselamatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Dobo setelah longboat yang mereka gunakan mengalami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Pulau Wasir, Jumat (14/8/2026).
Ketiga nelayan tersebut ditemukan dalam kondisi selamat sekitar pukul 16.40 WIT setelah Tim Rescue USS Dobo bergerak menuju lokasi kejadian usai menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia dari Agustina Lease pada pukul 14.40 WIT.
Koordinator USS Dobo, Glenn Tehupuring, mengatakan setelah menerima informasi darurat tersebut, pihaknya langsung mengerahkan Tim Rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) USS Dobo menuju titik koordinat 5°29’3.12″ LS – 134°13’3.12″ BT yang berada sekitar 17 nautical mile di arah utara laut dari USS Dobo.
“Usai kami menerima informasi, sekitar pukul 15.00 WIT Tim Rescue USS Dobo langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian. Berkat informasi koordinat yang akurat, para korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jarak lokasi yang cukup jauh serta kondisi laut yang harus dihadapi membuat tim bergerak dengan penuh kehati-hatian. Meski demikian, proses evakuasi dapat berjalan lancar hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Menurut Glenn, keberhasilan operasi penyelamatan ini tidak terlepas dari informasi titik koordinat yang sempat dikirimkan para korban sebelum kehilangan kendali atas longboat mereka.
“Pelaksanaan operasi SAR berjalan dengan baik karena posisi korban sudah diketahui melalui titik koordinat yang dikirimkan. Dengan demikian, tim tidak perlu melakukan pencarian luas di tengah laut,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga nelayan tersebut berangkat dari Dobo pada 11 Agustus 2026 sekitar pukul 05.30 WIT menuju perairan antara Pulau Kei Besar dan Kepulauan Aru untuk mencari telur ikan.
Saat perjalanan kembali, kata Glen longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin ketika berada di sekitar Perairan Pulau Wasir sehingga mereka terombang-ambing di laut.
Beruntung, sebelum situasi memburuk, para nelayan berhasil mengirimkan titik koordinat terakhir yang kemudian menjadi acuan Tim Rescue USS Dobo dalam melakukan operasi penyelamatan.
Adapun identitas korban yang berhasil diselamatkan yakni Hendra Idjifuy (40), Wisnu Hatala (25), dan Rusdi (2). Setelah dievakuasi, seluruh korban dibawa menuju Kota Dobo dan diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Dobo bersama unsur potensi SAR terkait dengan menggunakan RIB USS Dobo sebagai sarana utama penyelamatan.
Sementara itu, kondisi cuaca saat operasi berlangsung dilaporkan berawan dengan angin tenggara berkecepatan sekitar 14 knots dan tinggi gelombang mencapai 2 meter.
Dengan berhasil ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.






