Dobo, Beritajar.com: Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite secara resmi membuka Lomba Ludo dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, yang digelar di Aula Ursia Urlima Mapolres Kepulauan Aru, Kamis (4/6/2026).
Dalam pembukaan itu, Kapolres didampingi Kasat Polairud Polres Kepulauan Aru, Iptu Hanok Pelatu, selaku Ketua Seksi Lomba.
Lomba Ludo HUT Polri ke-80 Tahun 2026 ini disambut antusias. Total peserta mencapai 92 pasangan. Rinciannya, 64 pasangan berasal dari kalangan masyarakat umum Kepulauan Aru dan 28 pasangan lainnya dari internal Polres Kepulauan Aru.
Aula Ursia Urlima yang biasanya digunakan untuk rapat dan kegiatan kedinasan, seketika berubah menjadi arena adu strategi yang penuh keakraban antara polisi dan warga.
Saat membuka perlombaan, AKBP Albert Perwira Sihite menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja digelar untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara.
“Kegiatan ini dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini. Kami ingin momentum ulang tahun Polri dirayakan bersama masyarakat dengan cara yang sederhana tapi penuh makna,” ujar Kapolres.
Ia pun menyampaikan imbauan langsung kepada seluruh peserta yang hadir. “Saya mengimbau kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan lomba ini sebagai ajang silaturahmi dan hiburan. Menang atau kalah itu hal biasa, yang utama kita bisa tertawa dan berkumpul bersama,” tegas AKBP Perwira.
Kapolres juga menyampaikan harapannya terhadap dampak dari kegiatan tersebut. “Saya juga berharap melalui Ludo ini, hubungan kekeluargaan antara personel Polres Aru dengan masyarakat semakin erat. Polri ingin selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada masalah, tapi juga saat berbagi kebahagiaan,” tambahnya.
Sementara itu, Roby, salah satu peserta lomba dari kalangan masyarakat mengaku senang dengan inisiatif Polres Aru menggelar Lomba Ludo.
“Kami sebagai warga sangat senang ada lomba seperti ini. Biasanya lihat polisi di jalan atau di kantor, sekarang bisa duduk satu meja main Ludo bareng. Jadi tidak tegang lagi,” ungkapnya.
Dirinya juga berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar. “Saya harapkan ke depan Polres Aru lebih sering bikin kegiatan yang melibatkan masyarakat. Biar polisi dan warga makin dekat, makin kompak. Kalau sudah dekat, kami juga tidak sungkan lapor kalau ada gangguan kamtibmas,” kata Roby.






