“Sita Eka Tu!” Perempuan Adat Aru Deklarasikan Organisasi Wadah Perjuangan

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Sebuah tonggak sejarah baru bagi kaum perempuan di Bumi Jargaria resmi terpancang.

Tepat pada peringatan Hari Kartini ke-147, Selasa (21/4/2026), ratusan perempuan adat dari Ujung Batu Goyang sampai Ujung Warialau resmi mendeklarasikan berdirinya Organisasi Perempuan Adat Aru (KonarJar) di Lapangan Yos Sudarso, Dobo.

Deklarasi ini berlangsung unik dan sakral. Dengan mengenakan pakaian khas Aru dan berjalan tanpa alas kaki (kaki telanjang), para perempuan ini menegaskan komitmen mereka untuk menjaga akar budaya sekaligus memperjuangkan hak-hak perempuan di tengah arus modernisasi.

Prosesi dimulai pada pukul 15.00 WIT, ditandai dengan pembacaan Naskah Deklarasi oleh Ketua Organisasi, Serlota Siarukin, yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh anggota.

Dalam naskah tersebut, ditegaskan bahwa KonarJar adalah wadah perjuangan untuk memperjuangkan hak, martabat, dan peran strategis perempuan dalam pembangunan yang berkeadilan gender.

“Kami bersatu dengan penuh kesadaran dan semangat persatuan. Organisasi ini resmi berdiri sebagai wadah perjuangan perempuan Aru demi perubahan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tegas Serlota saat membacakan naskah deklarasi yang diakhiri dengan semboyan “Sita Eka Tu” (Kita Satu).

Keabsahan organisasi ini juga ditandai secara adat melalui prosesi makan sirih bersama dan pemukulan gong, yang melambangkan restu dari leluhur dan persaudaraan yang erat.

Begini Naskah Deklarasi Organisasi Perempuan Adat Aru yang dibacakan bersama

°Kami, perempuan adat Aru, dengan penuh kesadaran, semangat persatuan, dan tekad yang kuat, menyatakan:

DEKLARASI ORGANISASI PEREMPUAN ADAT ARU

°Bahwa kami bersatu dalam satu wadah perjuangan perempuan adat Aru yang bernama ORGANISASI PEREMPUAN ADAT ARU.

°Bahwa kami berkomitmen untuk memperjuangkan hak, martabat, dan peran perempuan Adat Aru dalam seluruh aspek kehidupan.

°Bahwa kami akan membangun solidaritas, kebersamaan, serta saling mendukung antar perempuan adat Aru tanpa membedakan latar belakang.

°Bahwa kami siap berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat Aru yang adil, setara, dan berkeadilan gender.

°Bahwa kami menjunjung tinggi nilai-nilai adat istiadat budaya Aru, kearifan lokal Aru, serta semangat kebangsaan dalam setiap langkah perjuangan.

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,
kami secara resmi menyatakan berdirinya Organisasi PEREMPUAN ADAT ARU sebagai wadah perjuangan perempuan Aru dari Ujung Batu Goyang sampai Ujung Warialau.

Semoga langkah ini menjadi awal dari perubahan yang lebih baik bagi perempuan Aru, masyarakat Aru, dan generasi Aru yang akan datang.

Perempuan Aru Bersatu, Bergerak, dan Berdaya!

Sekian dan terima kasih, Salam Sita Eka tu.