Dobo, Beritajar.com: Sebuah kecelakaan laut terjadi di sekitar Perairan Pulau Wasir (Toba) Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIT.
Kapal cumi KM. Indo Perkasa 03 tersebut dilaporkan tenggelam setelah terkena terpaan angin kencang dan ombak besar.
Diketahui, kapal yang dikomandani oleh Nahkoda Udin Ace itu membawa 16 orang ABK. Beruntung, 9 orang berhasil dievakuasi oleh KM. Bahtera Nuh dan dalam perjalanan menuju Dobo.
Namun, 7 orang lainnya masih dinyatakan hilang, dengan 4 orang diduga terjebak di kamar mesin dan 3 orang lainnya hanyut terbawa arus laut.
Sementara berdasarkan kronologi kejadian yang dihimpun media ini, Rabu (4/1/2026) menyebutkan bahwa sekira pukul 07.00 WIT, cuaca di sekitar Pulau Wasir mulai memburuk dengan angin kencang disertai gelombang tinggi.
Tak berselang lama, pada pukul 07.30 WIT, KM. Indo Perkasa 03 terkena terpaan angin kencang dan ombak besar sehingga kapal kehilangan keseimbangan dan dalam posisi telungkup.
Selanjutnya sekitar pukul 08.00 WIT, kapal perlahan mulai tenggelam, nahkoda dan ABK melakukan evakuasi darurat serta meminta pertolongan.
Beruntung, KM. Bahtera Nuh yang sementara melintas di lokasi kejadian pada pukul 10.00 WIT langsung melaksanakan evakuasi terhadap korban kecelakaan laut.
“Kami menerima informasi tentang kecelakaan laut ini pada pukul 23.30 WIT kemarin, dan tadi pukul 12.00 WIT, tim langsung bergerak untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban di lokasi kejadian,” kata Kepala Pos SAR Dobo, Glen Teupuring kepada media ini.
Menurutnya, cuaca buruk di sekitar Pulau Wasir memang menjadi faktor utama kecelakaan laut ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi hingga ±4 meter di wilayah perairan Maluku, termasuk Laut Arafura sekitar Kepulauan Aru.
Selain itu, dikatakan, tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD Aru, Sat Polairud dan TNI.
Pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR dan kapal-kapal lainnya di sekitar lokasi kejadian. Masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi terkait kecelakaan laut ini.
“Semoga korban yang hilang segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tandas Teupuring.
Adapun Nama – nama ABK KM. Indo Perkasa 03 yang tenggelam :
Zainudin (Nahkoda), Nari, Muhammad Bilal, Aditya Saputra, Afrizal, Agung Muhammad, Ahmad Fauzi, Andriyanus, Febry Alziran Firmansah, Fransisku, Imam, Liadi, Mohamad Ridwan, Mohamad Nur Isnaeni, Muhammad Panji dan Wandi Salusi.






