Bupati dan Wabup Aru Hadiri Rakornas Pusat-Daerah 2026

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, dan Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas ini dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, unsur pimpinan TNI, Polri, kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Tema Rakornas tahun ini adalah “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program prioritas nasional.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan bangganya bisa hadir pada kegiatan Rakornas itu, dan bertemu dengan jajaran pemerintahan di seluruh Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakornas yang diikuti peserta dengan penuh semangat tersebut.

“Kalau semangat Saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu saudara-saudara sekalian yang paling dalam, masa depan bangsa kita, saya yakin aman dan saya yakin kita akan berhasil,” ujar Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), hingga pemerataan pendidikan, telah menunjukkan capaian nyata sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam laporannya, mengatakan bahwa penyelenggaraan Rakornas ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden kepada Mendagri.

Menurutnya, pada tahun 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dengan tahun pertama pelaksanaan telah banyak keberhasilan yang dicapai.