Dobo, Beritajar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru telah memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada korban konflik di desa Longgar dan Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kepulauan Aru, Tonci Koljaan kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, bansos yang disalurkan Pemkab Aru atas perintah bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak konflik dan mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut.
Kadinsos katakan, bansos yang diberikan kepada warga di dua desa tersebut berupa 192 karung beras, minyak goreng, gula, kopi, daun teh dan mie.
“Bapak Bupati Aru sangat mendukung penuh upaya-upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak konflik di Longgar-Apara, dan kami diberikan dukungan penuh oleh Pak Bupati Aru untuk mendistribusikan bantuan ini,” ujar Koljaan.
Selain itu, dalam penyaluran bantuan, pihaknya dibantu oleh personel TNI-Polri yang saat ini melakukan pengamanan di dua desa bertetangga itu.
“Jadi bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak konflik disana,” ungkap Kadinsos Aru.
Dirinya juga menyampaikan, dengan disalurkannya bantuan itu, diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak konflik dan mempercepat proses pemulihan di Aru Tengah Selatan, khususnya desa Longgar dan Apara.
“Masyarakat Aru Tengah Selatan menyambut baik bantuan yang disalurkan oleh Pemkab Aru dan berharap agar situasi dapat kembali normal secepatnya,” tandas Kadinsos Aru.






