Dobo, Beritajar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa meninjau pembuatan jembatan darurat di Dusun Marbali, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (20/1/2026) sore.
Kehadiran Wabup Djumpa didampingi oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kepulauan Aru, Gadafi Rumra.
Wabup Aru menjelaskan bahwa jembatan darurat yang lama sudah rusak dan tidak bisa digunakan karena sangat berbahaya, sehingga perlu diperbaiki segera.
“Pertama jembatan darurat ini sudah rusak dan tidak bisa digunakan karena sangat berbahaya sehingga kita harus perbaiki,” katanya disela-sela peninjauan tersebut.
“Kalau ditanya bahwa kenapa jembatan yang sudah dibangun ini tidak digunakan, itu kan jembatan ini belum selesai 100 persen dan dia saat ini kan masih dalam proses hukum, sehingga ini belum bisa kita gunakan,” tambah Djumpa.
Selain itu, Wabup menambahkan bahwa jembatan darurat ini dibuat untuk melayani arus lalu lintas masyarakat di Dobo, khususnya yang bolak-balik antara dusun Marbali dan kota Dobo serta sekitarnya.
“Kondisi terakhir itu sudah tidak lagi memungkinkan kita menggunakan jembatan darurat ini, karena tiang-tiang yang digunakan menggunakan pohon kelapa saat ini sudah rusak semuanya. Jangan sampai ada trek-trek atau mobil penumpang dengan kapasitas yang banyak atau yang berat, itu bisa saja terjadi kecelakaan,” jelas Djumpa.
Oleh itu, dirinya berharap jembatan darurat yang baru dapat selesai dalam 2 hari ke depan dan dapat digunakan oleh masyarakat.
“Harapannya pekerjaan ini secepatnya selesai dikerjakan sehingga dapat menyambungkan antara arah ke Marbali dengan dari arah ke kota Dobo. Selain itu, saya tidak mau ada korban jiwa karena jembatan darurat yang telah lapuk ini sehingga perlu diselesaikan secepatnya,” pintah Wabup Aru.






