Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke-52 dengan tema “Bangkit Maju Bersama”.
Upacara HUT yang berlangsung, Sabtu (17/9/2022) di Bandara Rar Gwamar Dobo diikuti Dinas Perhubungan Darat Pemkab Kepulauan Aru, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rar Gwamar Dobo dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wabup Muin Sogalrey menyampaikan di tengah masa pemulihan dari pandemic, kita harus menghadapi perekonomian dunia yang belum sepenuhnya bangkit.
Banyak negara lanjutnya, mengalami krisis ekonomi dengan tingkat inflasi yang melambung tinggi. Namun, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini.
Dikatakan, di sektor transportasi nasional pun, kebangkitan itu mulai terlihat. Data BPS menunjukkan sektor transportasi telah berhasil tumbuh 21 di kuartal kedua 2022 dan memberi sumbangan positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,44 persen.
“Pencapaian ini harus kita syukuri. Di tengah tantangan, sektor transportasi masih memberi kontribusi yang berarti bagi Indonesia,” ucapnya.
Untuk itu, Menteri Sumadi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh Insan Transportasi di manapun berada. Yang bertugas di kota, di desa, di perbatasan dan di pulau-pulau terpencil. Yang telah mengabdi demi menjaga konektivitas di seluruh penjuru negeri.
“Saya juga ingin mengajak kita semua, untuk tetap mengenang jasa-jasa para pendahulu, yang telah gugur dafam tugas memajukan transportasi Indonesia. Kita kenang mereka semua sebagai pahlawan transportasi,” ajaknya.
Sumadi juga menambahkan, di tengah pencapaian yang baik ini, harus diakui masih banyak hal yang harus kita benahi. Ada banyak pembangunan yang harus kita tuntaskan untuk meningkatkan konektivitas di seluruh nusantara.
“Masih banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan keselamatan transportasi. Perlu lebih agresif lagi untuk menciptakan integrasi antar moda di seluruh Indonesia dan juga tantangan-tantangan lainnya,” ujarnya.
Tantangan ini, lanjut menteri, tidak akan bisa kita hadapi tanpa kolaborasi, tanpa sinergi antara kita, pemangku kepentingan di sektor Transportasi. Oleh karena itulah, hari perhubungan tahun ini mengambil tema “Bangkit Maju Bersama”.
“Kita tak akan cepat bangkit jika kita tidak bersama, tidak Bersatu. Ibarat kata pepatah : Sebatang lidi akan mudah dipatahkan, tapi segenggam lidi akan sulit diruntuhkan,” ungkap Sumadi.
Begitu juga seluruh stakeholders harus berkolaborasi, bahu membahu untuk membangkitkan kembali sektor transportasi, tentu dengan peran kita masing-masing. Semuanya, kata menteri Sumadi, demi untuk menopang berbagai sektor kehidupan masyarakat yang akan berdampak pada terwujudnya masyarakat yang adil dan Makmur, sesuai cita-cita kita bersama.
Semangat kolaborasi dan sinergi, juga menjadi roh pada peringatan hari perhubungan nasional tahun ini. Semua dilaksanakan bersama-sama.
“Mari kita wujudkan kolaborasi yang lebih baik lagi untuk memajukan transportasi Indonesia di masa mendatang,” pesan Menteri Sumadi








