Tatap Muka Bersama DPD RI, Ini Yang Disampaikan KPU dan Bawaslu Aru

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Marinir (Purn) Dr. Nono Sampono melaksanakan tatap muka bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Kepulauan Aru, Senin (29/8/2022) di ruang rapat KPU setempat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kepulauan Aru Mustafa Darakay dalam mengatakan bahwa kesiapan KPU Aru telah berjalan dengan baik, hanya saja yang menjadi kendala adalah geografi yang berpengaruh pada anggaran, sehingga persoalan terkait dengan tahapan pemilu, diminta dukungan anggaran.

“Kami memohon bantuan anggaran, dimana untuk menuju ke TPS sangat sulit di karenakan menempuh perjalanan panjang melalui laut,” ucapnya.

Dihadapan Wakil Ketua DPD RI, Darakay juga meminta adanya dukungan KPU Pusat dalam pembangunan prasarana dengan fasilitas kantor.

“Pada kesempatan ini saya meminta adanya dukungan dari pemerintah pusat untuk anggaran pembangunan kantor KPU, karena lahan untuk kantor sudah diberikan oleh Pemda Aru hanya saja masih kekurangan anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kepulauan Aru Amran Bugis pada kesempatan itu mengakui bahwa terkait dengan beberapa kendala yang dihadapi oleh penyelenggara, baik KPU maupun Bawaslu adalah adanya kekurangan anggaran, jaringan internet bahkan sarana dan prasarana, sehingga fungsi pengawasan untuk kegiatan persiapan pentahapan pemilihan di daerah Kepulauan tidak maksimal.

Kemudian terkait sarana dan prasarana, Amran menjelaskan bahwa hingga saat ini Bawaslu masih mengontrak bangunan masyarakat untuk di jadikan kantor.

Oleh Amran berharap agar ada penambahan anggaran demi mensukseskan pemilu di daerah.

Sementara itu, Komisioner KPU Aru divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Yosep S. Labok menyampaikan bahwa Resiko di Kabupaten Kepulauan Aru, pihaknya sangat di tantang dengan geografis, sehingga dalam pelaksanaan pentahapan yang di dasar dengan tidak mendahului dan tidak melewati masa waktu menjadi kendala bagi pihak penyelenggara.

“Dimana dalam berbagai proses baik itu Penyaluran logistik, sampai pada tahap perhitungan kami terkendala dengan jarak dan akses internet, sehingga dalam pengiriman data pemilu kami selalu mendapat kendala,” ujarnya.

Menanggapi persoalan terkait persiapan tahapan pemilu di Aru, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengaku akan menyampaikan kepada pimpinan KPU pusat, pasalnya terkait anggaran memang hampir di semua daerah mengeluh.

Sampono juga berharap, kendati dengan adanya kekurangan anggaran dan minimnya sarana dan prasarana untuk penyelenggaran pesta demokrasi di daerah Kepulauan, namun kegiatan pesta demokrasi diharapakan tetap terlaksana dengan baik dan lancar dengan tetap mengedepankan fungsi pengawasan yang baik dan aman.

“Saya berharap proses tahapan pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik dengan berbagai kendala yang ada. Semoga kedepannya dapat disisikan anggaran untuk kegiatan pentahapan dan pelaksanaan pemilu 2024,” pungkas Nono.