Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru berkeinginan untuk meraih kota terbersih di tahun 2024 nanti. Gerakan pendukung untuk menunjang pencapaian itu adalah Program 3G yang diluncurkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aru.
Direncanakan Bupati akan ‘launcing’ Program 3G bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Juni 2022 ini.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Aru J. Gutandjala mengatakan bahwa saat ini DLH Aru telah giat-giatnya mempersiapkan sejumlah program demi menunjang pencapaian ibukota Kabupaten Aru menjadi bersih. “Penilaian sesuai kriterianya, dan harapan bisa tercapai, demi Kabupaten Kepulauan Aru yang bersih dan nyaman ke depannya,” ucapnya kepada wartawan belum lama ini.
Dikatakan, program 3G yaitu, Gerakan Memilah Mengemas Sampah (GEMAS), Gerakan Memangkas Pohon, Bunga dan Rumput (GEMPAR) dan Gerakan Sapu-Pantai, Halaman dan Jalan (GARPU-TALA).
“Saya sudah memprogramkan sebuah gerakan peduli lingkungan dengan nama Program 3G. Gerakan peduli lingkungan pertama yaitu, GEMAS (Gerakan Memilah Mengemas Sampah), kedua yaitu, GEMPAR (Gerakan Memangkas Pohon, Bunga dan Rumput) dan gerakan ketiga adalah GARPU-TALA (Gerakan Sapu-Pantai, Halaman dan Jalan),” jelas Gutandjala.
Disampaikan Gutandjala, gerakan peduli lingkungan dengan nama Program 3G ini menjadi cikal bakan untuk menggerakkan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Kita juga memberi arahan kepada masyarakat untuk memperhatikan jam-jam buang sampah pada tempatnya. Jika kebersihan lingkungan bisa diperhatikan semua masyarakat, otomatis hidup sehat dengan lingkungan yang sehat membuat masyarakat semakin nyaman,” tuturnya.
Ia menambahkan, nantinya di bulan Juni 2024 nanti, program 3G ini akan diluncurkan oleh Bupati Kepulauan Aru. Ini juga menjadi kepedulian pemerintah terhadap lingkungan yang bersih dari sampah. Himbauan berupa tulisan-tulisan tertera di bak-bak sampah juga dilakukan.
“Kalau tidak ada halangan, rencananya Bupati Kepulauan Aru akan melauncing Program 3G di Juni 2024 nanti. Peluncuran program 3G ini juga bertepatan dengan memperingati hari lingkungan hidup,” tutur Gutandjala sembari berharap, masyarakat bisa menunjang program 3G yang nantinya di-launcing’ Bupati tersebut.
Dia menambahkan, untuk menjadikan Dobo kota terbersih di 2024, harus diikuti dengan desa-desa bersih juga.
“Jangan hanya di pusat ibukota kabupaten saja yang bersih. Tetapi harus diikuti juga di desa-desa menjadi bersih. Harusnya kebersihan lingkungan secara terpadu sampai ke desa-desa di kabupaten ini,” imbuhnya. (*)






