Dobo, BeritaJar.com: Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Sugeng Kundarwanto memimpin upacara bendera Hari Kesadaran Nasional, Kamis (17/3/2022).
Upacara yang digelar di halaman Mapolres setempat berlangsung hikmat dan dihadiri seluruh personel Polres Kepulauan Aru.
Kapolres Sugeng Kundarwanto saat membacakan amanat Kapolda Maluku Irjen Pol Lothari Latief, SH,. M.Hum mengatakan, upacara hari kesadaran nasional tanggal 17 maret 2022 yang di tersebut secara rutin sebagai sarana untuk memupuk dan meningkatkan kedisiplinan maksimal guna terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personil Polda Maluku atas dedikasi dan loyalitasnya yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas rutin sehari-hari sehingga secara umum tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, tantangan tugas kedepan semakin kompleks, disisi lain kebutuhan masyarakat semakin tinggi terhadap pelayanan polri, maka diperlukan peningkatan sumber daya manusia polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.
Kapolda menambahkan, mencermati perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat saat ini, khususnya ketersediaan bahan pokok minyak goreng, agar satker terkait lakukan deteksi, lidik dan pengawasan serta kerjasama dengan stakeholder sehingga tidak terjadi kelangkaan stok minyak goreng di wilayah kita.
Dirinya juga menyampaikan, Perkembangan Covid-19 di Provinsi Maluku bergerak ke arah yang diharapkan, data anev mingguan kemarin, angka positif mengalami penurunan, disisi lain angka kesembuhan mengalami peningkatan.
“Kita berharap perbaikan signifikan ini terus terjadi seiring kerjasama seluruh pihak yang disiplin dengan protokol kesehatan yang ketat,” pungkas Latief.
Diakhir amanatnya, Kapolda menyampaikan beberapa penekanan yakni, Tingkatkan Terus Rasa syukur menjadi anggota polri dan tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kemudian tingkatkan terus peran wasdal ke jajaran, baik bidang opsnal maupun pembinaan dan tingkatkan terus pelaksanaan vaksinasi baik tahap 1 yang sudah 70% juga tahap 2 dan 3.
Selanjutnya, tingkatkan giat preemtif dan preventif khususnya bagi kasus konvensional yang berpotensi konflik, Monitor perkembangan distribusi sembako jangan sampai ada kelangkaan dan permainan harga di lapangan.
Tindak lanjuti dan tuntaskan setiap keluhan serta laporan masyarakat menyangkut pelayanan polri terhadap masyarakat atau perilaku anggota di lapangan.
Terakhir, Terus sampaikan doktrin doktrin Polri baik Tribrata dan catur prasetya dalam mendukung kebijakan tentang kedisiplinan nasional di internal Polri.






