Bupati Aru Lantik 12 Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Nama-namanya

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga melantik 12 Pimpinan Tinggi Pratama dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru, Rabu (12/1/2022) bertempat di Aula lantai II BPKAD Aru.

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Muin Sogalrey, Sekda, Moh Djumpa, Wakapolres Aru, AKBP Y. Renyaan dan para pimpinan OPD, Ketua Klasis Pulau-Pulau Aru, Pdt. Hengky Musa serta tamu undangan lainnya.

Kedua belas pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni A.L.O Tabela S.PI .M.Si, jabatan lama Kadis Disperindag dilantik dalam jabatan baru sebagai Kadis Perikanan, sedangkan Ir. Johanes Gutandjala dilantik sebagai Kadis Lingkungan hidup.

Kepala BKPSDM Kepulauan Aru Drs. Karel E Huwae dilantik dalam jabatan baru sebagai Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Posisinya dijabat oleh A.P. D Tabela S.Pi yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bupati.

Jhon F Tabela S.Sos, jabatan lama Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja dilantik dalam jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan. Sedangkan Djemy Harianto S.Sos, jabatan lama Kadis Ketahanan Pangan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kadis Pertanian.

Kemudian Fedrik Hendrik, S.Sos, jabatan lama Kepala BPBD dilantik dalam jabatan baru Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan dan Administrasi, sedangkan Fredrik Gaite S.Sos, jabatan lama Kadis Lingkungan Hidup dilantik dalam jabatan baru Asisten II Setda Aru.

Selanjutnya, Jeheskel Dumgair S.Sos, jabatan lama Kadis Pengendalian Penduduk dan KB diangkat dalam jabatan baru sebagai Asisten I Setda dan
H.A.S Benamen, S.Sos, jabatan lama Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dilantik dalam jabatan yang sama.

Sedangkan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru Jusup Apalem S.Pd.S.Ap dan Kepala BPKAD Kepulauan Aru Jacob Ubyaan S.Sos, keduanya dilantik dalam jabatan yang sama.

Bupati Johan Gonga dalam sambutannya mengatakan bahwa Pelantikan ini merupakan penyegaran dalam jajaran birokrasi karena ada beberapa pimpinan OPD yang telah menjabat lebih dari 10 tahun. Oleh karena itu, lanjutnya, pelantikan ini hanya guna memberikan penyegaran dalam birokrasi.

“Pelantikan hari ini sebagai bagian penyegaran dan peningkatan kinerja tugas dan pelayanan, karena pelantikan ini tidak ada unsur suka dan tidak suka tetapi pelantikan ini berdasarkan penilaian yang sangat objektif,” tegas Gonga.

Disamping itu, kata Bupati, hasil kerja Panitia Seleksi (Pansel) Pratama Pemerintah dan Akademisi dalam menjawab tuntutan pelayanan yang lebih maksimal serta meningkatkan kinerja dan karir.

Dirinya juga menegaskan, untuk Pejabat Tinggi Pratama akan terus dilakukan evaluasi kinerja guna meningkatkan tugas dan fungsinya.

“Harapan saya, pejabat yang baru dilantik dapat membaca aturan disiplin ASN dengan baik, sehingga dapat bekerja dengan baik pula, jika ada pegawai yang lakukan Indisipliner (Pelanggaran), maka sebelum sampai ke BKPSDM, pimpinan pada OPD sudah menerapkan aturan tersebut sesuai dengan sanksi yang berlaku,” jelas Gonga.

Ia menambahkan, masih ada 10 jabatan tinggi pratama yang masih kosong, dan dalam waktu dekat akan dibentuk Pansel guna melakukan seleksi untuk menempati jabatan tersebut. (*)