Kasus Tenggelam Kembali Terjadi di Tanimbar, Korban Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

oleh -

Ambon, Beritajar.com: Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Yoseph Atajalim (15), warga Desa Kabiarat, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang dilaporkan hilang saat menyelam mencari ikan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian, Kamis (30/7/2026), sekitar pukul 10.00 WIT di pesisir Pantai Desa Kabiarat.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju kediaman keluarga untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Koordinator Pos SAR Saumlaki, Wahyunan Samal, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat. Ia mengungkapkan, dalam kurun waktu kurang dari sepekan, Pos SAR Saumlaki kembali menangani dua kasus tenggelam di wilayah Kepulauan Tanimbar dan seluruh korban berhasil ditemukan.

“Kami Pos SAR Saumlaki bersama seluruh unsur gabungan kembali berhasil menyelesaikan operasi pencarian terhadap salah seorang warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mengalami tenggelam beberapa hari lalu. Dua kasus serupa dalam waktu kurang dari seminggu berhasil ditangani bersama hingga seluruh korban ditemukan,” ujarnya.

Wahyunan menjelaskan, laporan mengenai hilangnya korban diterima dari Bhabinkamtibmas Desa Kabiarat pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 10.55 WIT.

Berdasarkan informasi yang diterima, Yoseph Atajalim bersama rekannya, Luis Batseran, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIT pergi mencari kerang laut sekaligus menyelam mencari ikan di Perairan Desa Kabiarat dengan arah yang berbeda.

Sekitar pukul 17.00 WIT, Luis Batseran berhasil kembali ke rumah, sementara Yoseph tidak kunjung pulang. Diduga korban tenggelam saat menyelam mencari ikan. Warga kemudian melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan kepada Pos SAR Saumlaki.

Operasi pencarian yang berlangsung selama tiga hari sempat menghadapi tantangan kondisi cuaca. Di lokasi kejadian, cuaca dilaporkan berawan dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan sekitar 25 knot serta tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya Rescue Car, Rubber Boat, dan alat pendeteksi bawah air AquaEye.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur potensi SAR, yakni Pos SAR Saumlaki, Polairud Polda Maluku, Polres Saumlaki, Bhabinkamtibmas Desa Kabiarat, BPBD Saumlaki, serta masyarakat Desa Kabiarat yang turut membantu proses pencarian.

Peristiwa ini menjadi kasus kedua dalam waktu kurang dari sepekan di wilayah Kepulauan Tanimbar. Sebelumnya, Tim SAR Gabungan juga berhasil menemukan seorang warga Desa Alusi Kelaan yang tenggelam saat menyelam mencari ikan.

Pos SAR Saumlaki mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di laut, agar selalu mengutamakan keselamatan, memperhatikan kondisi cuaca, serta tidak melakukan aktivitas penyelaman seorang diri guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.