Dobo, BeritaJar.com: Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga meletakkan batu pertama pembangunan masjid Jami’ Jabal Nur, Kamis (20/5/2021) bertempat di Mako Lanal Aru Batumeja, Jl.Belakang Wamar, Desa Durjela Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.
Peletakan batu pertama pembangunan masjid Mako Lanal Aru tersebut oleh Bupati Aru diikuti Danlanal Aru Choirur Roziqin.S.H.,M.Tr(Hanla)., M.M, Wakil Bupati Muin Sogalrey, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Sugeng Kundarwanto,S.H dan Ketua DPRD Udin Belsigaway serta Forkopimda Aru lainnya.
Sebelumnya dilakukan Pembacaan Ayat Suci Alquran dan laporan penanggung jawab pelaksana Pembangunan Masjid Jami’ Jabal Nur.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Johan Gonga saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa Lanal Aru telah menginisiasi dengan perencanaan membangun sarana tempat ibadah yaitu Masjid di kompleks Mako Lanal Aru.
Dikatakan, masjid ini walaupun berada di dalam kompleks Mako Lanal Aru, namun dapat dinikmati ibadah bersama dengan elemen masyarakat lainnya.
“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, memberikan apresiasi yang setinggi tingginya, atas upaya Lanal Aru bersama panitia, yang telah berupaya keras merencanakan pembangunan masjid ini,” ucapnya.
Menurutnya, masjid yang akan dibangun ini akan dinamai Masjid Jabal Nur yang berarti gunung cahaya, semoga dapat memberikan inspirasi yang positif pada kita semua.
“Saya berharap masjid yang akan dibangun benar-benar menjadi sarana tempat ibadah,sebagai upaya untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan YME, Allah SWT, serta menjadikan diri kita manusia yang berkualitas, memiliki akhlak dan moral yang baik serta memberi manfaat yang positif bagi lingkungannya,” pesan Gonga.
Bupati juga mengatakan, puncak dari kualitas keimanan seseorang ini adalah memiliki rasa toleransi yang tinggi dalam menjalin hubungan dengan sesama, baik sesama masyarakat maupun hubungan antar umat beragama.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat Kepulauan Aru, untuk tetap menjaga kerukunan hidup antar umat beragama, memperkokoh Persatuan dan Kesatuan, merekatkan keberagaman baik Suku, Ras maupun Agama,” katanya.
Kemudian kata Bupati, menjalin Persaudaraan, tali Silaturahmi dan kekeluargaan, menjaga hubungan komunikasi sosial yang baik serta memelihara Keamanan dan Ketertiban, Sehingga dapat mewujudkan kabupaten Kepulauan Aru yang lebih maju, makmur, damai dan Sejahtera, dalam bingkai Bhineka Tunggal ‘Ika.
“Jangan mudah terprovokasi oleh media sosial dengan pemberitaan yang negatif dan berkeinginan memecah belah bangsa kita,” sambungnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan bahwa bangsa kita saat ini masih dirundung pandemik covid-19, yang telah berjalan kurang lebih 14 bulan sejak maret 2020. “Mari kita sama-sama berupaya yang tiada henti-hentinya, untuk memutus rantai penyebaran covid-19 khususnya di wilayah Aru yang kita,” ujar Bupati.
Olehnya itu kata Bupati, Cintai ini dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu, rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.
“Mari Kita ciptakan wilayah Aru Ini bebas dari covid-19 sehingga aktifitas ekonomi maupun pendidikan dapat berjalan dengan baik,” ajak Bupati Gonga.






