Dobo, BeritaJar.com: Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 Kodim 1503 Tual mengerahkan alat berat untuk mempercepat pembangunan pandasi jembatan penghubung antara masyarakat perkampungan Rakyat dengan kampung Belakang Wamar.
Komandan Kodim 1503/Tual Letkol Inf. Mario Christian Noya selaku Dansatgas TMMD mengatakan bahwa ada satu unit alat berat yang dikerahkan dalam pelaksanaan TMMD guna mempercepat pembangunan jembatan penghubung itu.
“Kami menggunakan satu unit Excavator untuk pengerukan pondasi jembatan. Jadi jembatan penghubung ini ukuran panjang 10 meter dan lebar 6 meter bertempat di Area Perumahan Rakyat, Jl. Perak, Rt/Rw 008/05, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau – Pulau Aru,” ucapnya saat dihubungi media ini, Jumat (26/3/2021).
Menurut Dansatgas, apa yang dilakukan oleh satgas TMMD 110 Kodim Tual telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
“Dengan menggunakan alat berat tersebut bertujuan untuk membantu mempercepat pembangunan jembatan sehingga tepat pada waktunya,” jelasnya.
Saat ini kata Dansatgas, pekerjaan jembatan penghubung tersebut terus dikebut oleh satgas TMMD, dan kini telah berada pada tahap pengecoran beton.
“Kami upayakan sebelum hari H, pekerjaan sudah mencapai 100 persen, baik jembatan maupun pekerjaan drainase di kampung baru,” katanya.
Dirinya juga berharap semua program fisik utamanya bisa selesai sebelum penutupan TMMD tanggal ditentukan.
“Dengan adanya jembatan penghubung akan memberikan dampak yang lebih baik lagi bagi warga masyarakat yang melaksanakan aktifitas kesehariannya sebagai petani sehingga ke depan perekonomian masyarakat dapat berkembang karena infrastuktur yang sudah layak,” pungkas Dansatgas TMMD Letkol Mario.






