Peduli Lingkungan, DPC PKB Aru Gelar Aksi Taman Mangrove dan Bersih Pantai

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Aksi bersama Penanaman Mangrove dan Pembersihan Sampah Plastik laut secara serentak di 11 Kabupaten/Kota se-Maluku.

Di Dobo, DPC PKB Kepulauan Aru melaksanakan kegiatan Penanaman Mangrove dan Pembersihan Sampah Plastik di Pesisir Pantai yang berlokasi di Wisata Pantai Pasir Kurnia Jl. Pertamina KM 12 Dusun belakang Wamar Desa Durjela Kecamatan Pulau Pulau Aru, Kamis (25/3/2021).

Ketua DPC PKB Kabupaten Kepulauan Aru, Paulus Agudjir mengatakan bahwa Aksi penanaman mangrove dan pembersihan sampah plastik laut dilakukan serentak di 11 kabupaten/kota se-Maluku.

“Upaya ini dilakukan sebagai komitmen PKB sebagai green party yang bukan saja peduli pada kemaslahatan manusia, namun juga terlibat aktif melindungi lingkungan hidup khususnya di daerah kita yang bentuk geografisnya berbentuk kepulauan,” ucapnya.

Menurutnya, Ini semua kita lakukan untuk menjaga keseimbangan alam dan manusia. Bila alam lestari maka manusia juga bisa sehat sejahtera.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa wilayah kita Kabupaten Kepulauan Aru saat ini banyak kita jumpai pohon mangrove yang di tebang oleh masyarakat untuk membuka lahan, kita sangat prihatin karena abrasi pantai di kota dobo ini semakin kita rasakan,” terang Agudjir.

Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ini diharapkan supaya bumi Jargaria yang kita cintai ini dapat diselamatkan.

Sementara itu, Sekda Kepulauan Aru Mohammad Djumpa dalam sambutannya mengatakan, Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru kami sampaikan apresiasi di kepada Pengurus Partai PKB Kepulauan Aru dikarenakan kegiatan ini sudah jarang kita laksanakan, padahal peran pohon mangrove sangat penting di wilayah Kepulauan Aru.

“Disana hutan mangrove luar biasa banyak. Sehingga ikan juga banyak, jadi secara tidak langsung mangrove yang kita tanam hari ini akan punya dampak ekologis dan ekonomi di 10 hingga 20 tahun mendatang,” tuturnya.

Djumpa mengaku, Ini investasi lingkungan yang sangat bagus dan sekaligus mengontrol dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan Abrasi yang disebabkan oleh gelombang air Laut.

Kegiatan tersebut kata Djumpa, merupakan wujud nyata untuk terus menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup.

Ditambahkan Sekda, program penanaman bibit mangrove memiliki nilai multi dimensi, karena selain bertujuan mengurangi abrasi pantai dapat menambah pendapatan masyarakat karena bakau adalah habitat berbagai ikan, Kepiting dan beberapa jenis hayati lainnya.

“Melalui kegiatan ini dapat pula memberikan pemahaman kepada generasi penerus akan pentingnya upaya pengendalian lingkungan dan menjaga keseimbangan alam di bumi Jargaria yang kita cintai,” tandas Djumpa.

Usai memberikan sambutan dilanjutkan dengan Penanaman Mangrove secara Simbolis.