Wabup Aru Wisudakan PAUD Angkatan Ke-IV dan Pembukaan 5 Lembaga TK di Arsel

oleh -
oleh


Dobo,BeritaJar.com:
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Muin Sogalrey,SE mewisudakan 124 Anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) angkatan ke – IV tahun ajaran 2019-2020 di desa Feruni Kecamatan Aru Selatan (Arsel), Jumat 28/08/2020).


Selain Wisudakan PAUD, Wabup Sogalrey juga meresmikan pembukaan lima (5) Lembaga Taman Kanak-Kanak  (TK) Negeri di Kecamatan Aru Selatan (Arsel). Kelima TK Negeri tersebut adalah TK Negeri Feruni,TK Negeri Kalar-Kalar,TK Negeri Marfenfen,TK Negeri Popjetur dan TK Negeri Ngaibor.


Wakil Bupati Muin Sogalrey dalam sambutannya mengatakan Sehat Negeriku, Cerdas Rakyatku” Adalah Visi/Misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru pada masa bakti ini.

“Untuk itu perlu sampaikan bagi seluruh masyarakat bahwa tanggung jawab pendidikan adalah tugas dan tanggung jawab bersama dalam hal ini dimulai dari orang tua, Sekolah, Masyarakat dan didukung penuh oleh pemerintah,” ucapnya.


Sogalrey mengingatkan terkhusus pihak sekolah dari semua jenjang lembaga pendidikan dimulai dari PAUD sampai dengan SMA di Kecamatan ini bahwa terciptanya mutu pendidikan dan terbentuknya sumber daya manusia tidak didapat dimana-mana akan tetapi ada di Sekolah terkhusus ada di dalam kelas.


Sehingga kata Sogalrey, perlu disadari bahwa guru harus selalu berada di kelas dengan didukung sepenuhnya oleh masyarakat melalui para pemimpin di Kecamatan Aru Selatan.


Lanjut dikatakan, dalam semangat Tema dan Sub Tema serta Visi/Misi Bupati dan Wakil Bupati di maka kami ada dan bersama-sama menyaksikan acara Pelepasan Anak PAUD bagi Lembaga PAUD Kelompok Bermain, dan Satuan PAUD Sejenis di Kecamatan Aru Selatan baik di Jasira Pesisir Pantai dan Darat Pulau Trangan.


Kita sadari semua upaya yang dilakukan ini semata-mata dalam rangka menciptakan sumber daya manusia sedini mungkin secara terarah, terpadu dan menyeluruh, melalui berbagai upaya pro aktif dan kreatif oleh seluruh masyarakat agar Anak Usia Dini dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya.


Menurutnya, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sisten Pendidikan Nasional, mengisyaratkan bahwa untuk membangun Pendidikan yang berada pada garda terdepan ialah orang tua,Pemerintah dan masyarakat yang sangat memegang peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, menciptakan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing.


“Pendidikan Anak Usia Dini memang sangat panting dan strategis.Hal ini merupakan dasar pcmbentukan kcpribadian manusia secara utuh yaitu ditandai dengan pembentukan karakter, budi pekerti luhur, pandai dan trampil,”ucap Wabup Aru.


Dirinya menjelaskan, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sisten Pendidikan Nasional, mengisyaratkan bahwa membangun  Pendidikan yang berada pada garda terdepan ialah orang tua Pemerintah dan masyarakat yang sangat memegang peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan, menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing.


“Pendidikan Anak Usia Dini memang sangat panting dan strategis.Hal ini merupakan dasar pembentukan kepribadian manusia secara utuh yaitu ditandai dengan pembentukan karakter, budi pekerti luhur, pandai dan trampil. Sebab tanggung jawab pendikan ini, tidak hanya pada Pemerintah, melainkan juga ada pada orang tua dan masyarakat,” beber Muin lagi.


Khususnya PAUD, Wabup Muin berharap, Pemerintah Kecamatan juga punya andil dan tanggung jawab yang besar dalam melihat hal ini. “Kita patut berterima kasih kepada Kepala PAUD, guru (bunda-buda) yang telah bersedia mengajar anak anak kita yang masih kecil ini, yang belum banyak tahu apa-apa, mereka dengan semangat, sabar dan penuh rasa tanggungjawab melaksanakan tugas mulia ini.  Saya sangat paham berapa sih kesejahteraan (gaji) yang mereka dapatkan pada pekerjaan ini namun mereka ikhlas atas semua ini,” ungkap Muin.


Muin bercerita, Anak kita yang masih berumur dibawah 5 tahun yang diistilahkan Golden Age atau usia emas,itu diibaratkan sebuah gelas atau botol yang diisikan air jernih yang tidak berwarna dan tidak bermakna, maka Iewat tanggan-tangan dingin guru (bunda-bunda) inilah yang meneteskan warna pada gelas ini sehingga berubahlah warna air sesuai tetesan yang mereka berikan.

“Mau jadikan merah?..kuning.? atau hijau?.. itu semua tergantung pada ujung jari mereka dan apa yang mereka lakukan atau ajarkan hari ini hasilnya dapat kita lihat pada 10 tahun yang akan datang pada saat anak-anak kita berada pada bangku SMA. Mungkin saja pada masa SD perkembangannya lambat, tetapi di SMA lebih bagus, atau sebaliknya. Pekerjaan mereka ini sangal mulia maka apa yang dikatakan Ki Hajar Dewatoro bahwa guru adalah Pahlawan Tanpa tanda Jasa, tapi pahala mereka sangat besar,” tandasnya.


Wakil Bupati Muin Sogalrey Mengajak semua kita yang ada di pulau Trangan Kecamatan Aru Selatan dan pada umumnya Kabupaten Kepulauan Aru untuk bersama maju, sisingkan lengan, bergandeng tangan mendukung pelaksanaan pembangunan Nasional dan Daerah  untuk Indonesia Maju.


Kita semua berharap walau pada momentum kali ini kita diperhadapkan dengan masalah klesehatan Global di masa pandemic Covid-19, namun berupayalah sedapatnya kita membantu pemerintah, menyerukan gerakan sadar sehat mengingatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).


Selain itu, tambah Muin, rajin cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, membiasakan memakai masker keluar rumah, agar bersama kita menjadi Promotor bermitra dengan Pemerintah, melakukan tindakan Preventif secara massif dan kolektif untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid l9 di Bumi Jargaria agar tetap berada pada Zona Hijau.