Pemda Aru Serahkan Hewan Qurban Kepada PHBI di Dobo

oleh -
oleh

Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru menyerahkan hewan Qurban kepada Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Kepulauan Aru dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 Hijriah yang bertempat di halaman masjid Al-Jannah Jl. Sipur Pantai, Dobo, Kamis (30/07/2020).
Penyerahan hewan qurban 3 ekor sapi secara simbolis oleh Wakil Bupati Muin Sogalrey kepada PHBI Aru serta dilakukan penanda tanganan berita acara penyerahan hewan qurban tersebut.
Ketua PHBI Kepulauan Aru Rusli Goulap mengatakan,  Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah di Tahun 2020 ini bagi umat islam di seluruh dunia termasuk di Kabupaten Kepulauan Aru, dirasakan sedikit-berbeda dari perayaan Hari Raya Idhul Adha di tahun-tahun kemarin. 
Hal ini kata Rusli, disebabkan karena adanya wabah/pandemic Corona Virus Disease Tahun 2019 atau dikenal dengan istilah (COVID-19) yang sejak beberapa bulan telah melanda dunia termasuk di Negara kita, sehingga dalam merayakan idul adha haruslah kita ikhtiar dengan mematuhi seluruh petunjuk protokoler kesehatan baik dalam menjalankan Ibadah Sholat Id maupun prosesi penyembelihan hewan Qurban. 
“Hal ini sangat perlu dilakukan guna menjaga diri kita dan orang lain dari penyebaran COVID-19 paling tidak memulai dengan mencuci tangan setiap memulai dan selesai mengerjakan sesuatu,” katanya.
Selain itu dikatakan, Memakai masker dan menjaga jarak apabila berada ditengah-tengah orang lain. “Semoga dengan menyadari dan selalu berikhtiar dalam pencegahan penularan COVID-19 ini, Kabupaten Kepulauan Aru tetap 
berstatus Zona Hijau bebas dari COVID-19 dan dapat terus dipertahankan,” sambungnya lagi. 
Pada kesempatan yang sama pula, Wakil Bupati Muin Sogalrey menuturkan, Penyerahen hewan qurban dalam rangka perayaan Hari Raya ldul Adha 1441 Hijriah ini sudah merupakan kegiatan Rutin Pemerintah daerah yang setiap tahun dianggarkan. 
“Diharapkan jangan sampai dilihat dari segi jumlah hewan yang diberikan, namun lebih dari itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada komunitas masyarakat Muslim di Kota Dobo dan sekitarnya, dan insyah Allah akan terus menjadi perhatian kita dalam mengembangkan dan meningkatkan kehidupan beragama di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.
Muin juga menyampaikan pesan yang tersirat dalam perayaan hari Idul Adha atau ldul Qurban, bahwa ibadah qurban tak lagi dimaknai sebagai proses ritual belaka namun bermakna keteladanan Nabi Ibrahim Alaihissalanm yang mampu secara lahiriah mentransformasi pesan keagamaan dalam aksi nyata perjuangan penuh pengorbanan yang diakhiri dengan mendapatkan Ridho Allah, SWT.
” Karena berhasil menunjukan Ketakwaan, Keikhlasan dan Kepasrahan seorang Nabi Ibrahim terhadap perintah sang pencipta (ALLAH SWT) untuk menyembelih putra kesayangannya Ismail AS,” tambah Wabup.
Untuk itu, tambah Sogalrey, spirit ldul Adha dan ibadah Qurban memiliki makna penting, Pertama: makna ketakwaan manusia atas perintah sang khalik, Kedua : makna sosial yaitu mendidik umat muslim agar memiliki kepekaan dan solidaritas yang tinggi terhadap sesama, layaknya zakat infak dan sedekah dan Ketiga : Makna Bathiniah yaitu bagi kita yang meneruskan Risalah Keislaman agar dapat mengendalikan bahkan membunuh Nafsu Kebinatangan dalam diri yang membuat manusia melakukan perbuatan dosa. 
Dari ketiga pesan tersebut, Wabup Sogalrey mengajak umat muslim di Kabupaten Kepulauan Aru hendaklah diaplikasikan secara kaffah di dalam kehidupan keseharian kita. 
“Harapan saya kepada Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Aru agar kiranya dapat menyalurkan sumbangsi hewan qurban dari pemerintah daerah ini secara adil kepada para muztahiq yang benar-benar membutuhkan di tiap-tiap masjid di kota Dobo,” ungkap Sogalrey mengakhiri.