![]() |
| Putus Mata Rantai Covid-19, Pemkab Aru Terus Sosialisasi |
Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penyebaran wabah Covid-19. Kali ini Sosialisasi pencegahan virus Korona (Covid-19) dilakukan di Kapis tepatnya di RT 017/RW 006 Kelurahan Galay Dubu, Jumat kemarin.
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Bupati dr. Johan Gonga didampingi Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey bersama sejumlah pejabat lingkup Pemkab Kepulauan Aru dan Camat Pulau-Pulau Aru serta Lurah Galay Dubu.
Dalam sosialisasi ini sekaligus dilakukan pembagian masker kepada warga yang hadir.
Bupati Johan Gonga yang juga selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Aru dalam arahannya kepada masyarakat mengharapkan agar masyarakat harus selalu menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan maupun kebersihan dalam keluarga.
Bupati mengatakan, Pandemi sudah kenal lebih dari 200 negara dan salah satunya Indonesia.
“Indonesia sendiri sampai hari kemarin sudah mencapai 75 ribu sekian yang terinfeksi dengan covid-19 jadi yang sudah meninggal 3000 sekian begitu juga Maluku. Untuk Provinsi Maluku sudah 800 sekian yang terinfeksi Covid-19 dan meninggal 17 orang dinyatakan meninggal,” jelasnya.
Dikatakan Bupati, ada perbedaan apa itu virus dan apa itu bakteri. Menurutnya, kalau kita terinfeksi dengan bakteri obatnya gampang yaitu dengan Antibiotik. Tetapi kalau virus belum ada obat, obatnya hanya dalam diri kita sendiri yaitu Imun kita.
Lanjut dijelaskan, Jika seseorang terinfeksi virus, dokter biasanya memberikan obat anti virus untuk melawannya. Selain itu yang menjadi kunci untuk bertahan melawan paparan virus adalah dengan memperkuat ketahanan dan imun tubuh dengan cara berolahraga.
Akan tetapi, untuk kasus Covid-19, hingga sekarang ahli kesehatan belum menemukan antivirusnya.
Oleh sebab itu, menjaga pola hidup sehat, menerapkan Physical Distancing serta menjaga kebersihan tangan adalah kunci penting agar tidak tertular virus korona.
“Intinya yang terpenting yaitu katong lakukan tiga hal setiap hari. 3 hal itu adalah Pakai Masker, Cuci tangan pakai sabun di air mengalir atau handsanitizer dan jaga jarak,” himbau Bupati Aru.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Klasis Pulau-Pulau Aru, Pdt H. Musa meminta kepada masyarakat agar terus mengikuti anjuran pemerintah, maka dipastikan kita tetap dijauhkan dari Covid-19 dan dapat mempertahankan Kabupaten Kepulauan Aru tetap berada pada zona hijau.
Dirinya menyampaikan bahwa, kalau kita semua masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru ini, mulai dari ujung warialau sampai ujung batu goyang kalau kita semua di bumi Jargaria ini taat dan setia mengikuti protokol kesehatan dengan tiga hal yaitu pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, biar kita ada dengan ODP (Orang Dalam Pemantauan) lagi atau PDP (Pasien Dengan Pengawasan) pasti kita tidak akan terjangkit oleh virus ini.
“Kalau bapak ibu sekalian selalu ikut dan taat kepada anjuran dan himbauan dari pemerintah maupun tokoh-tokoh agama, maka saya yakin dan percaya bahwa katong semua di Kabupaten Kepulauan Aru ini pasti dijauhkan dari wabah Covid-19 tersebut,” ucapnya.
Untuk itu, Musa mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutuskan mata rantai Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Aru.
” Untuk memutus mata rantai Covid-19 di sini, Jargaria yang Katong semua cintai ini, bukan tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi sudah menjadi tanggung jawab Katong Semua guna memerangi wabah virus korona ini,” ungkapnya.







