Rayakan HUT IBI Ke 69, Hasyim Berharap Bidan Siwalima Tetap Solid

oleh -
oleh

Dobo, BeritaJar.com: Puskesmas Siwalima Kecamatan Pulau-Pulau Aru Kabupaten Kepulauan Aru merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-69, Rabu (24/06/2020) kemarin.
Acara tersebut dilaksanakan dengan sederhana di kantor Puskesmas Siwalima yang melibatkan Kepala Puskesmas, KTU, Para Dokter, dan seluruh staf Puskesmas  Siwalima.
Pada kesempatan itu, Kepala Puskesmas (Kapus) Hadija Hasyim, SKM menyampaikan selamat hari ulang tahun kepada Ikatan Bidan Indonesia (IDI) yang ke 69 di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Untuk para Bidan Jargaria yang luar biasa, spesial untuk para bidan hebat Puskesmas siwalima. Terima kasih atas pelayanan yang tulus tanpa kenal lelah yang bidan-bidan berikan kepada masayarakat,” ucap Kapus Hadija.
Harapan Kapus Siwalima, pada hari ulang tahun IBI ini semoga para bidan tetap semangat mengedukasi dan mengajak para ibu-ibu agar tetap rajin melakukan kunjungan rutin di posyandu.
Selain itu lanjut dia, agar melakukan persalinan yang aman di fasilitas kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta kesehatan ibu dan anak.
“Semoga para bidan semakin solid, semakin semangat dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, dan jangan pernah lelah dalam melayani demi kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia terutama Kabupaten Kepulauan Aru khususnya Kelurahan Siwalima,” katanya.
Dirinya juga menambahkan, tetap selalu melayani dengan sepenuh hati. “Salam sehat bagi kita semua,” tandas Kapus Siwalima.
Sementara itu, dokter Karina Wirajaya berharap agar para bidan terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.
“Tentunya, agar bidan di Kabupaten Kepulauan Aru khususnya di Puskesmas Siwalima lebih profesional dalam bertugas,” katanya
Karina menjelaskan, peran bidan sangat penting dalam dunia kesehatan. Dia menambahkan, tantangan bidan kedepan akan semakin besar, seiring semakin banyaknya anggota IBI dari tahun ke tahun.
Oleh karenannya, diperlukan konsolidasi dan penguatan profesi dalam menghadapi tantangan tersebut.
“Kecintaan dengan Profesi menjadi modal awal untuk meningkatkan daya saing organisasi di masa yang akan datang,” pungkas Karina mengakhiri.