Bawaslu RI Canangkan Desa Durjela Sebagai Desa Bebas Politik Uang

oleh -
oleh
Kordiv Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar Saat Meresmikan Pencangan desa Durjela Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru sebagai Desa Bebas Politik Uang

Dobo, BeritaJar.com: Kordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, SH,. LL.M, PhD mencanangkan dan meresmikan desa Durjela Kecamatan Pulau-Pulau Aru  sebagai desa bebas politik uang, bertempat di balai desa Durjela, Sabtu (14/3/2020).
Siregar dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru yang mana sudah dapat hadir juga dan menyambut kami dengan baik. 
Lanjut Dikatakan, Politik uang akan terjadi dimana ada dua hal yaitu ada yang memberi dan juga ada yang menerima serta itu sudah memberikan contoh yang tidak baik kepada anak – anak kita sehingga mari bersama – sama kita perangi politik uang.
Proses Pentahapan sementara berjalan dimana tambah Siregar, ada fungsi pengawasan bersama antara masyarakat dan Bawaslu dan apabila terdapat ada yang membagikan uang maka segera di dokumentasikan dan dilaporkan ke bawaslu atau panwas kecamatan setempat agar di proses sesuai aturan yang berlaku.
“Jangan sampai ada pemecah belah dalam desa ini karena berbeda pilihan/dukungan, mari kita lawan politik uang yang merajalela di kalangan masyarakat kita agar supaya pilkada dapat melahirkan pimpinan yang bersih jujur dan adil,” ajak Kordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi ini.
Dirinya juga menambahkan, Pada saat masa tenang (H-3) nantinya dimana agar desa ini (desa pencanangan) dapat menolak uang dalam bentuk apapun untuk memenangkan pasangan calon tertentu dan apabila kedapatan dilengkapi bukti yang cukup maka akan di proses hukum pada Bawaslu oleh Sentra Gakkum (Bawaslu, Penyidik Kejaksaan dan Penyidik Kepolisian) sehingga mari kita perangi politik uang di negeri ini.
Sementara Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga mengucapkan Selamat datang kepada Bawaslu RI di Kabupaten Kepulauan Aru bumi jargaria sarkwarisa, kiranya pimpinan Bawaslu RI dapat merasa nyaman selama berada disini. 
Gonga mengatakan bahwa Kabupaten Kepulauan Aru merupakan kabupaten yang salah satu dari sekian daerah yang akan melaksanakan pemilu di tahun 2020 ini dan semoga kedatangan pimpinan Bawaslu RI ini dalam mencanangkan desa bebas politik uang dapat memberikan terbaik bagi masyarakat kami agar masyarakat juga dapat melaksanakannya dengan baik pula pada pentahapan pilkada yang sementara berjalan di kepulauan Aru.
“Kabupaten Kepulauan Aru berjumlah 117 desa dan 2 kelurahan dimana 2 desa dan 2 kelurahan berada dalam pulau wamar area kota Dobo sedangkan 115 desa berada di pulau – pulau terpisah yang bisa dijangkau dengan kapal motor, spitboat dan lainnya,” urai Bupati Gonga.
Atas nama Pemerintah Daerah Kepulauan Aru, Gonga berharap agar pentahapan pilkada dapat berjalan sukses dan damai serta pilkada berjalan dengan aman dan tentram pula.
” Jadi dengan dicanangkannya desa Durjela sebagai desa bebas politik uang (Money Politic) untuk itu, Mari sama-sama kita sukseskan pemilukada tahun 2020 Di bumi “Mutiara Indah, Cendrawasih Lestari” Kabupaten Kepulauan Aru yang kita cintai bersama,” ucap Bupati Aru.
Hal senada juga disampaikan Amran Bugis selaku Bawaslu Kepulauan Aru  mengucapkan selamat datang pimpinan Bawaslu RI dan rombongan  di kepulauan Aru dalam rangka kunjungan kerja sekaligus akan memberikan  pencanangan desa bebas politik uang di desa durjela Kecamatan pulau – pulau Aru Kepulauan Aru saat ini semoga pencanangan ini dapat memberikan dampak yang baik bagi segenap masyarakat desa durjela untuk mengantisipasi adanya politik uang di desa durjela menjelang pemilukada nantinya.
“Harapan kami sebagai pengawas Pemilu di Kepulauan Aru ini agar mari berdemokrasi yang bersih jujur dan adil di bumi Jargaria secara keseluruhan,” tandas Amran.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga, Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, SE, Ketua Bawaslu Maluku Abdullah Elly, SH., MH Ketua Bawaslu Aru Amran Bugis, SE, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto, S.IK,  Pabung Kodim 1503/Tual Mayor Arm Hi. La Musa, SH,.MH, Danlanal Aru diwakili Dandenpomal Lanal Aru Kapten Laut (PM) Arman Riadi dan Kajari Kepulauan Aru Andi Panca Sakti, SH,.MH. serta tamu undangan lainnya.
Usai kegiatan pencanangan desa bebas politik uang di Durjela, dilanjutkan dengan sosialisasi Produk Hukum Pilkada tahun 2020 kepada jajaran Bawaslu Kabupaten Kepulauan Aru yang di pusatkan pada lokasi wisata Papaliseran dusun belakang wamar, desa Durjela.