Dinkes Aru Gelar Perencanaan BOK Puskesmas

oleh -
oleh
Dobo, BeritaJar.com: Dinas Kesehatan Kebupaten Kepulauan Aru menggelar kegiatan Perencanaan Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas tahun 2020 yang dilaksanakan di Caffe Gospel, Senin (9/3).
Kegiatan BOK tersebut berlangsung selama tiga hari (Senin sampai Rabu) dan dibuka dengan resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Aru, Y.E.O. Uniplaita, A.Kp, M.Kes serta diikuti seluruh Kepala Puskesmas dan Operator yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru.
Kadis Kesehatan Kepulauan Aru, Y.E.O. Uniplaita, A.Kp, M.Kes dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan untuk melakukan kegiatan BOK puskesmas ini guna mendukung peningkatan upaya kesehatan masyarakat yang bersifat promotif dan preventif dalam pencapaian target program kesehatan prioritas nasional.
Selain itu lanjut Uniplaita, pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan suatu kebutuhan pro rakyat yang harus di laksanakan dengan baik dengan memberikan output yang progresif ke arah kemajuan pembangunan kesehatan daerah melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan.
Dikatakan, Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dan terpenting dalam pembangunan nasional dengan tujuan untuk peningkatan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang memadai secara optimal.
BOK tambah Kadis, merupakan bantuan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mendukung operasional puskesmas dan jaringannya serta Upaya Kesehatan yang Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan promotif dan preventif sesuai standar pelayanan minimal demi mencapai tujuan.
“Sasaran dana BOK pada Puskesmas mempunyai peran yang besar dalam membangun kesehatan masyarakat melalui keberhasilan puskesmas dalam membantu pemerintah menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita serta memperbaiki status gizi bayi dan balita itu sendiri, serta menekan kejadian penyakit yang dapat di cegah melalui imunisasi,” ungkap Uniplaita.
Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat terbangun komitmen dari seluruh pemangku kepentingan kesehatan dalam rangka penggunaan dana BOK tahun 2020 secara baik, efisien dan tepat sasaran.
Kadis juga menambahkan, dalam rangka pelaksanaan BOK memerlukan dukungan pemerintah daerah dan sistem manajemen yang baik dari pemerintah melalui perbaikan pelaksanaan fungsi manajemen Puskesmas sehingga pemantapan dana tersebut dapat di laksanakan secara optimal. 
Untuk itu, Pencapaian prioritas nasional melalui program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga dan germas perlu ditingkatkan lagi.
Sehingga tahun ini adalah tahun perubahan bagi bapak ibu jadi semua kepala puskesmas tidak boleh lama-lama di kota ini. 
Diketahui, pada hari Selasa hingga hari terakhir (Rabu, 11/3) para peserta ada dalam penyusunan dan pembahasan RKA 2021 serta akan ditutup oleh Kadis Kesehatan Kepulauan Aru.