Bupati Kaidel Targetkan Taman Kota Dobo Jadi Sumber PAD Baru

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru resmi memulai langkah revitalisasi Taman Kota Dobo yang berlokasi di ujung Dusun Marbali, Desa Wangel, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.

Kawasan yang sempat terbengkalai selama satu dekade ini akan dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, saat meninjau langsung lokasi tersebut pada Senin (27/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Elita Maelissa.

Bupati Kaidel mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi taman yang terabaikan selama 10 tahun terakhir. Padahal, menurutnya, taman kota ini berada di posisi yang sangat strategis karena aksesnya yang dekat dengan pusat kota.

“Sangat disayangkan tempat ini dibiarkan begini selama 10 tahun. Kita akan benahi ini sedikit demi sedikit untuk meningkatkan PAD dan mempercantik wajah kota. Lokasi ini akan segera disulap menjadi tempat pariwisata,” tegas Kaidel di lokasi.

Dalam instruksinya kepada Kadis Pariwisata, Bupati menekankan agar pembangunan dilakukan dengan konsep ramah lingkungan dan alami.

Ia meminta penggunaan material lokal seperti bambu dan rotan untuk mempercantik kawasan, serta melakukan perbaikan pada gazebo-gazebo yang ada.

Selain itu, batang kayu-kayu besar di lokasi yang tak terpakai akan diolah untuk dijadikan bangku dan meja agar tetap terlihat asri. Tak hanya sebagai tempat rekreasi, taman ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas ruang pertemuan yang representatif.

“Tempat ini akan dibuatkan ruang pertemuan yang bagus. Nantinya bisa disewakan untuk umum dan kami dari pemerintah juga bisa menggunakannya jika ada acara resmi,” tambah Kaidel.

Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa proyek ini bertujuan untuk menciptakan pusat ekonomi baru. Dirinya berharap warga sekitar dapat menangkap peluang dengan berjualan di area taman setelah proses penataan selesai.

“Warga sekitar juga bisa mempergunakan kesempatan ini untuk berjualan di sini. Jika tempat ini sudah selesai, kita akan menata semuanya dengan baik agar terlihat rapi dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Kaidel.