Dobo, Beritajar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Aru menggelar kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Pendidikan Pemilih bagi pemilih muda yang dipusatkan di Aula Kampus PSDKU Universitas Pattimura (Unpatti) Aru, Senin (27/4/2026).
Langkah ini diambil sebagai upaya dini mencetak generasi pemilih yang cerdas dan berintegritas menyongsong Pemilu 2029 mendatang.
Acara yang berlangsung interaktif ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Kepulauan Aru, Halati Mangar.
Dalam sambutannya, Halati menekankan bahwa investasi terbesar dalam demokrasi adalah pengetahuan para pemilihnya, terutama generasi muda yang akan menjadi motor penggerak pada Pemilu 2029 mendatang.
“Adik-adik mahasiswa bukan sekadar penonton dalam panggung politik, melainkan penentu arah kebijakan dan masa depan daerah ini. Oleh karena itu, penting untuk memahami proses pemilu, tata cara pencoblosan yang benar, serta hak dan kewajiban sebagai warga negara sejak dini,” tegas Halati di hadapan para mahasiswa.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab KPU untuk meningkatkan pemahaman politik, etika, dan budaya demokrasi di kalangan pemilih pemula.
Pada kesempatan tersebut, Halati memberikan apresiasi tinggi kepada pimpinan PSDKU Unpatti Aru yang merespons cepat kolaborasi edukasi ini.
Meski saat ini sedang berada dalam masa non-tahapan pemilu, Halati menjelaskan bahwa KPU Kepulauan Aru tidak berhenti bekerja.
Terdapat tiga program prioritas yang saat ini tengah digenjot secara intensif, yakni Pendidikan Pemilih untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) agar data pemilih selalu akurat dan Penguatan Integritas Sistem Informasi Pemilu guna menjamin transparansi data.

Suasana sosialisasi semakin berbobot dengan kehadiran Viktor Syair, mantan Ketua KPU Kepulauan Aru, yang bertindak sebagai narasumber.
Pengalaman panjang Viktor di dunia kepemiluan memberikan wawasan mendalam bagi para mahasiswa mengenai realita dan tantangan di lapangan.
Kegiatan ini juga dikawal langsung oleh jajaran komisioner KPU Kepulauan Aru, di antaranya Robert Tildjuir (Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi), Thalib Gamarborbir (Kadiv Teknis), Baco Djabumir (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM), serta Krisna P. Ditubun (Kadiv Hukum dan Pengawasan).
Kehadiran lengkap para komisioner dan jajaran sekretariat ini menunjukkan keseriusan lembaga dalam mengedukasi generasi muda Aru.
Melalui simulasi yang dilakukan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung mengenai teknis di tempat pemungutan suara (TPS).
Semangat “Katong Jaga Demokrasi” menjadi pesan penutup yang kuat agar pemuda Aru menjadi pemilih yang berintegritas dan cerdas.






