Dobo, Beritajar.com: Sebanyak 2.235 peserta didik jenjang SD/MI di Kabupaten Kepulauan Aru resmi memulai Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun pelajaran 2025/2026 hari ini.
Acara pembukaan dipusatkan di SD Negeri 6 Dobo dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Jacob Ubyaan mewakili Bupati Kepulauan Aru.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kepulauan Aru, Jadi Wibowo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kemandirian sekolah.
Dari 151 sekolah yang berpartisipasi, sebanyak 94 sekolah kini mampu melaksanakan tes secara mandiri, sementara 58 lainnya masih menumpang.
“Terjadi peningkatan status pelaksanaan asesmen skala nasional yang luar biasa. Jika dulu hanya diikuti beberapa sekolah saja, sekarang hampir 80 persen sekolah sudah melaksanakan secara mandiri dan online,” ujar Wibowo.
Lanjut dijelaskan, TKA yang akan berlangsung hingga 30 April 2026 ini dibagi menjadi empat gelombang. Fokus utama tes adalah untuk mengukur capaian objektif siswa, khususnya pada bidang literasi dan penalaran logis sesuai standar pendidikan nasional.
Selain itu, Wibowo menegaskan bahwa hasil TKA bukan sekadar angka atau alat untuk membandingkan kemampuan antar siswa, melainkan instrumen penting untuk memetakan kesiapan belajar anak sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Harapan kami, hasil ini menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Ini adalah bagian dari komitmen kita memperkuat pondasi transformasi SDM yang cerdas di Kepulauan Aru,” pintahnya.
Disamping itu, menurutnya keberhasilan pelaksanaan tes secara daring di 10 kecamatan ini disebut tak lepas dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas infrastruktur secara bertahap.
Pihak Dinas Dikbud juga memberikan apresiasi khusus kepada para kepala sekolah di wilayah pesisir yang tetap semangat berupaya melaksanakan kegiatan secara online meskipun menghadapi tantangan geografis.
Untuk memastikan kelancaran acara, sebanyak 151 proktor dan 210 pengawas dikerahkan selama periode pelaksanaan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka setelah mendapatkan arahan dari Sekda yang mewakili Bupati, guna memastikan transformasi pendidikan di Kepulauan Aru berjalan sesuai visi daerah yang cerdas dan sejahtera.






