Dobo, Beritajar.com: Masyarakat Kepulauan Aru kini punya angin segar terkait akses transportasi. Kapal cepat Cantika Lestari 8E dipastikan akan segera melayani rute pelayaran Ambon-Tual-Dobo (PP).
Kehadiran armada ini diproyeksikan menjadi solusi konkret untuk memangkas biaya perjalanan yang selama ini dikeluhkan akibat mahalnya tiket pesawat.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, mengonfirmasi bahwa rencana pembukaan trayek baru ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Pelayaran Dharma Indah di Ambon.

“PT Pelayaran Dharma Indah telah menyurati kami terkait rencana pembukaan trayek baru kapal cepat di Aru. Merespons surat tersebut, tadi saya sudah mengirimkan rekomendasinya ke kantor pusat,” ujar Ruswan kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).
Ruswan menjelaskan bahwa pengoperasian kapal cepat ini sangat efektif untuk membuka akses pelayaran yang lebih luas. Selain memberikan opsi perjalanan yang lebih cepat bagi warga yang hendak ke Tual maupun Ambon, kapal ini menjadi alternatif utama di tengah tingginya harga tiket pesawat dari Dobo.
Ia memberikan gambaran perbandingan harga yang cukup mencolok. Saat ini, tiket pesawat langsung dari Dobo bisa menembus angka Rp 2,8 juta hingga Rp 3 juta.
Sementara itu, dengan adanya kapal cepat, warga bisa menempuh jalur laut ke Tual terlebih dahulu sebelum melanjutkan penerbangan ke Ambon.
“Tiket pesawat lewat Tual ke Ambon itu berkisar Rp1 juta lebih. Jadi, warga bisa menggunakan kapal cepat ke Tual baru naik pesawat. Ini jauh lebih murah dan sangat efektif bagi masyarakat,” jelasnya.
Rencana besar ini ditargetkan mulai terealisasi dalam tahun 2026 ini. Ruswan berharap kehadiran Cantika Lestari 8E tidak hanya mempermudah mobilisasi orang dan mempersingkat waktu tiba, tetapi juga mampu mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kepulauan Aru.
Langkah proaktif Kepala UPP Dobo ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Masyarakat menilai upaya Ruswan Wusurwut patut diacungi jempol.
Ia dianggap sebagai sosok pemimpin yang memiliki kepedulian tinggi terhadap beban ekonomi masyarakat Aru serta memiliki niat tulus dalam memajukan daerah melalui konektivitas transportasi yang lebih baik.






