Cuaca di Perairan Aru Masih Ekstrim, Kantor UPP Dobo Imbau Jangan Berlayar

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo mengeluarkan surat larangan berlayar sebagai antisipasi cuaca ekstrem yang dilaporkan oleh BMKG Ambon.

Pelaksana harian kantor UPP Kelas III Dobo, Gery Reyaan menyatakan bahwa larangan berlayar ini dikeluarkan untuk mengantisipasi cuaca buruk yang diperkirakan akan berlangsung hingga 13 Januari besok.

“Mengantisipasi cuaca ekstrem, kita mengeluarkan larangan berlayar khususnya untuk angkutan laut dengan kapasitas kecil seperti motor-motor kampung antar desa/pulau maupun kecamatan dan kota kabupaten,” kata Gery Reyaan kepada wartawan, Senin (12/1/2026) di ruang kerjanya.

Larangan berlayar ini dikeluarkan karena musim barat di Aru cuaca sangat buruk, dengan angin, hujan, dan ombak besar yang bisa terjadi kapan saja di luar perkiraan.

“Kita juga sudah sebarkan surat larangan berlayar ini ke pelabuhan rakyat yang merupakan tempat berlabuhnya motor/longboat dari desa pesisir,” ujar Gery.

Namun, untuk kapal-kapal perintis seperti Sabuk Nusantara maupun kapal minyak untuk jalur pelayaran Dobo-Pomako (Timika), lanjut Gery sudah bisa melakukan pelayaran setelah sebelumnya dua hari lalu tidak bisa berlayar karena cuaca sangat buruk.

Dirinya juga menyatakan bahwa rute pelayaran Dobo-Saumlaki sempat ditahan, namun Nakhoda menjamin bahwa bisa berlayar, maka kapal perintis Sabuk Nusantara 32 yang sebelumnya ditahan akhirnya diijinkan berlayar dengan tanda tangan surat pernyataan oleh nakhoda kapal.

“Kita tahan karena laporan maupun informasi yang kita dapatkan dari pihak Saumlaki juga cuaca buruk, namun Nakhoda menjamin aman, kami ijinkan berlayar,” jelas Gery.

Pada kesempatan tersebut, selaku Plh Kantor UPP Kelas III Dobo, ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi larangan berlayar ini demi keselamatan jiwa.

“Kami mengantisipasi kejadian yang tidak kita inginkan bersama, maka kita keluarkan larangan tersebut,” kunci Gery.