Rapat Pleno Terbuka, KPU Aru Tetapkan PDPB Triwulan IV Sebanyak 73.066

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Aru resmi menetapkan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025. Jumlah pemilih yang ditetapkan sebanyak 73.066 orang.

Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka pada Senin (8/12) di Aula kantor KPU Kepulauan Aru yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Aru, Halati Mangar, didampingi anggota Komisioner, Robert Tildjuir, Thalib Gamarborbir, Baco Djabumir, Krisna P. Ditubun dan Sekertaris KPU Aru, Paulina Talutu.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Halati Mangar mengatakan bahwa Rapat Pleno Terbuka ini merupakan kegiatan penting dalam proses pemutahiran data pemilih berkelanjutan. Hal ini berdasarkan pada Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara dan menyediakan data pemilih dan informasi pemilih secara komprehensif, akurat, dan terkini.

Halati berharap data yang ditetapkan akurat untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru serta data tersebut berkualitas untuk pemilu dan juga pilkada yang akan datang.

“Semoga ke depannya ada hal-hal yang belum dilengkapi pada data ini ketika ditetapkan, akan sama-sama kita perbaiki pada periode selanjutnya,” jelas Halati.

Selain itu, Anggota KPU Aru Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Robert Tildjuir menegaskan bahwa angka ini adalah hasil akhir pemutakhiran untuk tahun 2025. Data ini menjadi acuan penting bagi pelaksanaan pesta demokrasi di Kepulauan Aru.

Menurutnya, berdasarkan Berita Acara Nomor: 45/PP.07-BA/8107/2025 Tentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV Tahun 2025, KPU telah tetapkan sebanyak 73.066 pemilih.

“Rincian PDPB terbaru yang kami tetapkan total 73.066 pemilih, terdiri dari 37.024 pemilih laki-laki dan 36.042 pemilih perempuan,” ungkap Tildjuir.

Sementara pantauan media ini, Rapat pleno diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, penyampaian materi pleno, sesi tanya jawab, hingga proses pengesahan hasil rekapitulasi. Seluruh kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala.

Diketahui, proses pemutakhiran data ini berlangsung intensif sepanjang periode Oktober hingga Desember 2025. Tujuannya adalah untuk memastikan akurasi dan validitas daftar pemilih menjelang pemilihan mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner Bawaslu Aru, Dinas Dukcapil Aru, Lapas Kelas III Dobo dan unsur TNI Polri.