Libatkan 9 Sekolah di Kota Dobo, KPU Aru Gelar Edukasi Politik Bagi Pelajar Sebagai Pemilih Pemula

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Setelah Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sukses, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Aru kini fokus pada langkah edukatif untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada mendatang.

Kegiatan edukasi politik ini menandai langkah strategis KPU Kepulauan Aru dalam meningkatkan kesadaran politik di berbagai lapisan masyarakat, khususnya bagi pelajar kaum muda di tingkat SMA yang ada di kota Dobo.

Dalam edukasi politik sosialisasi pemilih pemula sebagai pembekalan calon pemilih muda ini dipimpin oleh Ketua KPU Kepulauan Aru, Halati Mangar yang berlangsung di halaman kantor KPU setempat, Selasa (4/11/2025).

Halati Mangar dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah implementasi dari KPU untuk mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Jadi, kegiatan hari ini merupakan implementasi dari keinginan kita (KPU) mencerdaskan generasi muda atau bisa dibilang calon pemilih pemuda/ pemula di Kabupaten Kepulauan Aru,” katanya.

Dikatakan, pentingnya pendidikan demokrasi sejak dini agar para pelajar dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai calon pemilih.

“Pemilih pemula adalah generasi yang akan menentukan arah masa depan bangsa. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki kesadaran politik yang baik dan mampu menjadi pemilih yang cerdas, aktif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, kaum muda mempunyai peran penting dan andil yang cukup untuk menjaga dan memperhatikan pendidikan demokrasi di Kepulauan Aru. Hal ini perlu dilakukan agar tidak bias informasi dan mereka (pelajar) tidak takut akan pelaksanaan demokrasi.

“Olehnya, dengan adanya kegiatan ini, kami (KPU) mengharapkan ini bisa menjadi atau menambah wawasan bagi generasi muda kita untuk bagaimana nantinya berpartisipasi dan berkolaborasi nanti pada penyelenggara pemilu, baik itu sebagai pemantau ataupun sebagai pelaksanaan,” jelas Halati.

Dirinya menjelaskan, intinya, KPU menginginkan pendidikan yang demokratis dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya kaum muda di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Agar mereka tidak lazim atau tidak bias ketika mendengar tentang demokrasi atau ketika mereka nantinya terlibat menjadi pemilih pada saat mereka sudah berusia 17 tahun,” jelas Halati.

Ditambahkan pula, dalam sosialisasi ini melibatkan 9 sekolah di tingkat SMA di kota Dobo. Kedepannya akan melibatkan sekolah-sekolah lainnya yang ada di 9 kecamatan.

“Jadi hari ini kami melibatkan kurang lebih 9 sekolah yang ada pada kota Dobo dan tidak menutup kemungkinan bahwa kegiatan ini akan berlangsung pada SMA dan SMK lainnya yang ada pada 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Aru,” tandas Halati.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut empat Komisioner KPU juga memaparkan materi sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Terpantau, sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para siswa terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan, terutama saat membahas isu-isu seputar peran pemilih pemula dalam pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Selanjutnya, pemberian door prize bagi sejumlah siswa yang interaktif dalam diskusi.

Melalui kegiatan ini, KPU Kepulauan Aru berharap pelajar sebagai pemilih pemula dapat menjadi generasi yang sadar politik, memahami pentingnya suara dalam pemilu, serta turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pemilu yang demokratis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekertaris KPU Kepulauan Aru, Paulina Talutu bersama staf sekretariat.