Evaluasi Capaian Pelaksanaan Program Pencegahan Korupsi KPK, Pemkab MBD Gelar Rakor

oleh -

Tiakur, Beritajar.com: Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Inspektorat MBD menggelar Rapat Koordinasi Pemantauan Program Pemberantasan Korupsi guna Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah Tahun 2024-2025 atau Rapat Evaluasi Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MSCP) KPK, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati, Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten MBD, Yafet Lelatobur, Inspektur Daerah, Michel J. Rijoly, pimpinan OPD terkait, admin MSCP dan staf teknis.

Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan program pencegahan korupsi KPK di Kabupaten MBD sekaligus memperkuat koordinasi antar perangkat daerah menjelang batas akhir penginputan data MSCP.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten MBD, Yafet Lelatobur dalam arahannya menyampaikan, keprihatinan atas penurunan capaian MSCP Kabupaten MBD di tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa kondisi ini perlu menjadi bahan introspeksi bersama, mengingat tren capaian MBD pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan.

“Apakah penurunan ini terjadi karena keterbatasan anggaran atau karena kurangnya komitmen kita dalam melaksanakan program? Tahun lalu pelayanan publik meningkat, namun tahun ini capaian kita justru turun. Ini harus menjadi evaluasi bersama,” ucapnya.

Diketahui bahwa capaian sementara MSCP MBD baru mencapai 26,2%, sehingga perangkat daerah diminta mempercepat pemenuhan dokumen dan penginputan data.

Lelatobur juga menekankan bahwa penurunan ini berdampak pada kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah.

Lebih lanjut dijelaskan, Bupati MBD memberikan perhatian serius terhadap capaian MSCP karena menjadi indikator akuntabilitas dan integritas pemerintahan. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah segera menyelesaikan kewajiban input data sebelum batas waktu per 30 November 2025.

“Koordinasi harus diperkuat karena dengan keterlambatan data akan berdampak langsung pada nilai MSCP kita dan menjadi catatan bagi pimpinan daerah,” ujarnya.

Ia meminta seluruh admin di perangkat daerah untuk berkoordinasi aktif dengan admin kabupaten agar proses pemutakhiran data dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Diakhir arahannya, Lelatobur mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih optimal dan menjaga komitmen bersama dalam meningkatkan capaian MSCP Kabupaten MBD.

“Mari kita bekerja bersama. Semoga apa yang kita lakukan ini memberikan manfaat bagi Kabupaten MBD dan mampu meningkatkan nilai MSCP ke tingkat yang lebih baik,” ajaknya. (*)