MBD, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Pelepasan Jamaah Calon Haji Tahun 1445 H/2024 M. Pelepasan Jamaah tersebut berlangsung di ruang aula kantor Bupati MBD, Senin (27/05/2024).
Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, ST dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Jhoses Leunufna, SE.,M.Si mendukung dan memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan ibadah haji.
Dikatakan, penambahan kuota dan peningkatan jumlah jemaah dalam daftar tunggu menjadi harapan pemerintah MBD
Hal ini lanjut Noach, menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi dan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini.
Bupati berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, semangat beribadah dan selalu menjaga sikap yang baik selama di Tanah Suci,
Dirinya juga berharap para jamaah dapat menjadi duta yang baik bagi Kabupaten MBD.
“Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan dukungan penuh dan berbagai instansi terkait diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji di masa mendatang,” ujar Noach.
Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama MBD, Stepanus Tia, SE dalam laporannya menjelaskan bahwa kita patut bersyukur karena lewat program Pemerintah Provinsi Maluku melalui mantan Gubernur Maluku, Murat Ismail /MI) yang merencanakan Asrama Haji Ambon ditetapkan sebagai Embarkasi Antara.
“Yang artinya semua pengurusan baik persoalan imigrasi, kesehatan dan berbagai pengurusan lainnya dilakukan di kota Ambon,” ungkap Stepanus yang juga selaku kepala staf penyelenggaraan haji MBD.
Dijelaskan, saat ini semua pengurusan di kota Ambon karena di Makasar hanya ganti pesawat. “Selama inikan jemaah haji dari Ambon bermalam di Makasar satu sampai dua hari untuk pemeriksaan keimigrasian, kesehatan dan seterusnya, karena jemaah kita sudah difasilitasi dengan ruang khusus VIP di bandara Hasanuddin Makassar menantikan keberangkatan menggunakan pesawat Garuda,”jelasnya.
Selain itu, Stepanus menjelaskan bahwa jumlah jemaah haji Kabupaten MBD yang berada dalam daftar tunggu mencapai 72 orang, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.
Ditambahkan pula, saat ini waktu tunggu haji untuk Kabupaten MBD telah mencapai 12 tahun dengan kuota yang ditetapkan sebanyak 6 orang per tahun. Namun, pada tahun ini ada 10 orang jemaah calon haji yang akan berangkat.
“Ada 1 orang jemaah calon haji yang terlambat mendaftar, namun berkat adanya penggabungan marham sehingga yang bersangkutan masuk dalam kloter 34 kuota kabupaten Seram Bagian Timur,” ujar Stepanus.
Ia juga mengakui, jemaah calon haji Kabupaten MBD tergabung dalam Kloter 27 Embarkasi Makassar. Mereka dijadwalkan berangkat dari Bandara Jos Imsula Orno pada tanggal 28 Mei 2024 dan akan bergabung dengan jemaah dari kabupaten/kota lain di Asrama Haji Embarkasi Antara Waiheru di Ambon.
Kemudian akan terbang ke Makassar pada tanggal 31 Mei 2024 dengan pesawat Lion Air JT-881 dan akan melanjutkan perjalanan ke Jeddah dengan pesawat Garuda Airlines GIA 1127 pada malam harinya dan tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada 1 Juni 2024 pukul 02:00 Waktu Arab Saudi.
“Direncanakan, para jemaah akan kembali dari Madinah pada tanggal 12 Juli 2024 dan tiba di Makassar keesokan harinya, kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke MBD dengan pesawat Lion Air dan Trigana Air, sehingga total waktu mereka di Arab Saudi adalah sekitar 41 hari. (JQ)






