Kodam XV Pattimura Gelar Latihan Terintegrasi Gerilya : Ratusan Peserta di Aru Dilibatkan

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Komando Daerah Militer (Kodam) XV Pattimura menggelar Pelatihan Terintegrasi Gerilya di Dobo, Kepulauan Aru, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di markas Kompi Senapan A Yonif 735 Nawasena yang akan dilaksanakan selama 5 hari sejak tanggal 14 hingga 18 November 2025.

Sebanyak 168 pasukan yang terdiri unsur Batalyon, Kodim, Intelejen dan Komponen Cadangan (Komcad) di Aru ikut dilibatkan dalam pelatihan ini.

Diketahui, latihan terintegrasi gerilya ini dalam rangka mempersiapkan kemampuan pasukan dalam menghadapi musuh yang memiliki kekuatan superior dengan menggunakan taktik non-konvensional.

Kabaglat Rindam XV/Pattimura, Kolonel Inf Bambang Hariyanto, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut adalah bagian dari perintah Presiden Republik Indonesia, guna mempersiapkan pasukan agar tetap terlatih, dan profesional dalam perang non-konvensional menghadapi tantangan dan dinamika global, terutama di daerah perbatasan NKRI.

“Latihan terintegrasi gerilya bertujuan untuk menciptakan pasukan yang sangat fleksibel, tangguh, dan mampu bertempur secara efisien dan disiplin meskipun dalam kondisi yang tidak menguntungkan, sesuai dengan strategi dan rencana operasi yang tepat,” ungkapnya saat melakukan breafing.

Selain itu, dikatakan, latihan ini sebagai bentuk dari implementasi dari perang semesta yang merupakan peperangan total yang melibatkan pengerahan seluruh sumber daya negara, baik militer maupun non militer, yang melibatkan partisipasi rakyat dengan mengerahkan seluruh rakyat untuk terlibat dalam perlawanan dan pertahanan, tidak hanya militer saja.

Kolonel Hariyanto juga menambahkan, latihan ini bertujuan untuk melatih pasukan dalam mengganggu dan mengacaukan operasi musuh, melemahkan moral dan logistik musuh, meningkatkan mobilitas dan kemampuan bertahan hidup, menanamkan jiwa kepemimpinan dan cinta tanah air.

Disamping itu, optimalisasi peran intelijen, melawan pasukan yang lebih terampil degan menggunakan taktik yang efektif oleh pasukan dengan sumber daya terbatas untuk melawan pasukan reguler yang persenjataannya lebih lengkap.

Kegiatan ini berakhir tanggal 18 November 2025, dan direncanakan akan ditutup oleh Pangdam XV Pattimura.