Dobo, Beritajar.com: Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 di Kabupaten Kepulauan Aru berlangsung khidmat, Senin (10/11).
Peringatan ke-66 dengan tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” yang berlangsung di lapangan Apel kantor bupati setempat diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur Forkopimda Aru, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Aru dan unsur ASN, TNI, Polri yang turut hadir untuk memberi penghormatan.
Dalam upacara itu, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.
Amanat tersebut mengajak seluruh komponen bangsa untuk meneladani nilai-nilai luhur para pahlawan dan mengaplikasikannya dalam konteks perjuangan masa kini.
Ada tiga nilai utama yang wajib diteladani dalam sambutannya, Bupati Kaidel menekankan bahwa para pahlawan bukan sekadar nama, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini.
Kemerdekaan, kata bupati, tidak jatuh dari langit, tapi dari lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.
Pada momen tersebut, Bupati Aru dalam amanatnya Mensos menggarisbawahi tiga hal penting yang dapat diteladani dari perjuangan para pahlawan:
Pertama, kesabaran para pahlawan yang sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan.
Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.
Dikatakan, setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.
Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam, menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.
“Ini adalah modal besar bagi generasi kita saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah, adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan,” ungkap Kaidel.
Bupati menekankan bahwa semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.
“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus.
sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” pintah Kaidel berpesan.






