Cetak Generasi Kritis dan Kreatif, Dikbud Aru Berikan Apresiasi Bagi PSDKU Unpatti Gelar Lomba Cerdas Cermat Ensiklopedia

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpatti Ambon domisili Kepulauan Aru melalui Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Ensiklopedia 2025.

Acara yang berlangsung Rabu (15/10) di Aula PSDKU Unpatti Aru ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru diwakili Kabid Pembinaan, Jadi Wibowo, S.Pd,.MSi dengan diikuti 18 peserta dari sekolah tingkat Sekolah Dasar di kota Dobo.

Dalam sambutannya, Kabid Pembinaan Dikbud Aru memberikan apresiasi atas penyelenggaraan LCC Ensiklopedia yang diselenggarakan oleh PSDKU Aru dan Panitia Prodi PGSD.

Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk membangun budaya literasi di kalangan siswa, mengingat ensiklopedia merupakan salah satu sumber pengetahuan yang sangat berharga.

Selain itu, Wibowo mendorong siswa dapat memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk belajar. Karena menurutnya, perpustakaan adalah pusat sumber belajar yang menyediakan bahan ajar untuk mendukung kurikulum, serta materi tambahan untuk memperdalam pemahaman siswa.

“Jadi ini bukan soal kepintaran atau pengetahuan, tapi anak-anak kita diajar untuk menganalisis sebuah persoalan yang sederhana. Berpikir kritis, berpikir tinggi dan cepat, kalau terlambat menjawab orang lain yang dapat, makanya nanti anak-anak semangat ya dalam mengikuti LCC ini,” ucapnya.

Kalah menang, kata Wibowo itu hal biasa dalam suatu perlombaan sehingga anak-anak jangan putus asa.

“Untuk anak-anak sekalian, kalah atau menang itu biasa dan jangan putus asa, kalian harus bangga bahwa saya sudah tampil hebat, mewakili saya punya sekolah, sehingga biar saya kalah, tapi tetap semangat, percaya diri dan tetap terus belajar,” pesannya menyemangati peserta.

Dijelaskan pula, LCC Ensiklopedia ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana efektif untuk meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga berharap kegiatan seperti ini dilakukan terus menerus, paling tidak 2 kali setahun.

“Melalui lomba ini diharapkan lahir generasi yang cerdas, kritis, dan kreatif. Besar harapan kami kegiatan ini berjalan lancar, sukses, serta memberi manfaat bagi peserta dan PSDKU Unpatti Aru, khususnya anak-anak kita di kabupaten Kepulauan Aru,” jelas Wibowo.

Sementara Ketua Panitia penyelenggara, Pratiwi B. Purba, M.M,.MPd dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam meningkatkan kemampuan literasi anak dan remaja di Kabupaten Kepulauan Aru, sekaligus menumbuhkan semangat belajar, rasa ingin tahu, dan daya saing yang sehat di antara generasi muda.

Melalui lomba cerdas cermat ini, lanjutnya tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, kerja sama tim, serta kepercayaan diri para peserta didik.

“Kami merasa bangga karena pada tahun ini sebanyak 18 sekolah dasar turut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa Semangat literasi dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan telah tumbuh subur di daerah kita,” tutur Purba.

Kepada para peserta, Ia ucapkan selamat berkompetisi. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan sportivitas dan semangat belajar yang tinggi. Ingatlah bahwa yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana proses kalian belajar, bekerja sama dan menghargai setiap kesempatan untuk berkembang.

“Kepada para guru dan panitia penyelenggara, kami sampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mempersiapkan kegiatan ini. Semoga lomba ini menjadi langkah nyata menuju terwujudnya generasi Aru yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan,” ungkap Ketua Panitia LCC Ensiklopedia.

Ditempat yang sama, Wakil Koordinator Bidang Akademik PSDKU Unpatti Aru, Wenssy Steva Nussy, S.Pd., M.A.Tesol mendorong para siswa untuk gemar membaca, karena jika pikiran mereka tidak diisi dengan pengetahuan yang bermanfaat, mereka tidak akan memiliki pemahaman yang baik atau wawasan luas.

“Pesan saya luangkan waktu kalian untuk membaca buku, karena buku adalah jendela ilmu atau jendela dunia. Kita harus banyak membaca agar tersimpan di otak. Tapi kalau otak kita tidak diisi atau tidak diakses dengan hal-hal baik, maka otak kita akan kosong sehingga ade-ade harus banyak membaca,” ingatnya.

Disisi lain, ia memberikan apresiasi yang tinggi bagi panitia penyelenggara, karena banyak sekolah di kota Dobo yang mengikuti kegiatan tersebut. “Ini luar biasa, soalnya sebanyak 18 sekolah yang mengikuti, padahal baru di kota Dobo,” ujarnya .

Dirinya membayangkan, kalau nanti sekolah-sekolah diluar kota Dobo juga ikut pasti seru. Nah dengan demikian harapannya mudah-mudahan adik-adik yang ikut bisa pulang, lalu cerita ke mereka punya teman-teman tentang serunya ikut perlombaan tentang Ensiklopedia.

“Jadi next time kalau ada lomba lagi, katong semua harus sama-sama persiapkan supaya katong bisa menang,” tandas Nussy.