Reses di Aru, Mercy Barends Salurkan Beasiswa PIP Bagi Ribuan Pelajar

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan. Dalam masa reses, Mercy menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada ribuan siswa di Kabupaten Kepulauan Aru.

Beasiswa ini diberikan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Jadi untuk tahun ini, Kabupaten Kepulauan Aru akan mendapatkan paket bantuan beasiswa PIP sebanyak 6.000 siswa yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, SMA/SMK, baik negeri maupun swasta,” ungkapnya kepada wartawan usai peluncuran secara resmi program beasiswa jalur aspirasi di SMP Kristen Dobo, Rabu (13/8/2025).

Dikatakan, kunjungan reses yang dilakukan olehnya bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait dengan pendidikan. Selain itu, salah satu bentuk nyata dari kunjungan ini adalah penyaluran beasiswa PIP.

“Beasiswa ini diharapkan dapat membantu siswa kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dan mencegah terjadinya putus sekolah, dan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapat akses pendidikan yang layak, tanpa terhambat oleh kondisi ekonomi keluarga,” ujar Politisi PDIP yang juga sebagai anggota banggar DPR-RI ini.

Selain itu, menurut mercy, penerima PIP ini hanya untuk sekolah-sekolah di bawah naungan Kemendikbudristek, karena itu menjadi kewenangan Komisi X. Sedangkan sekolah madrasah dan di bawah Kementerian Agama.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, seperti tas, seragam, sepatu dan buku.

“Saya harap dana ini orang tua murid jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang tidak relevan, seperti membeli handphone, tas atau perhiasan,” pesannya.

Semoga ke depan, tambah Mercy lebih banyak lagi anak-anak Aru bisa dapat bantuan PIP. “Ini adalah satu cara kita agar semua anak bisa merasakan pendidikan layak tanpa harus membebani ekonomi keluarga,” tandasnya.