Pemkab Aru Serahkan 10 Hewan Qurban ke PHBI, 2 Diantaranya Pemberian Presiden Prabowo

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Dalam semangat menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru menyerahkan bantuan hewan kurban kepada umat Muslim di wilayah tersebut.

Penyerahan secara simbolis oleh Bupati Timotius Kaidel kepada Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI ) Aru yang dilaksanakan di halaman kantor bupati Kepulauan Aru, Rabu (04/6/2025).

Ketua PHBI Aru, Landete Mangar dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah hewan qurban yang terkumpul sebanyak 10 ekor hewan qurban yang terdiri dari 6 ekor Sapi dan 4 ekor Kambing.

Menurutnya, bantuan Hewan Qurban bersumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru dan BUMD dengan rincian; pemberian Bantuan 2 ekor Sapi dari Presiden Republik Indonesia Bapak Hi. Prabowo Subianto.

Selain itu, Pemberian Bantuan 4 ekor Sapi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru dan Pemberian Bantuan 4 ekor Kambing dari PT. Bank Maluku Cabang Dobo.

“Dimana semua pemberian bantuan hewan Qurban tersebut PHBI akan menyalurkan/pendistribusian pada masing-masing Masjid di Kota Dobo yang tidak memiliki hewan qurban baik Sapi maupun Kambing, untuk dibagikan kepada para Mustahiq yang terdata,” ucap Mangar.

Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Muhammad Djumpa dalam sambutannya penyerahan hewan qurban dalam rangka perayaan Hari Raya ldul Adha 1446 Hijriah ini sudah merupakan kegiatan rutin pemerintah daerah yang setiap tahun dianggarkan.

“Diharapkan jangan sampai dilihat dari segi jumlah hewan yang diberikan, namun lebih dari itu merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah kepada komunitas masyarakat Muslim di Kota Dobo dan sekitarnya, dan insya Allah akan terus menjadi perhatian kita dalam mengembangkan dan meningkatkan kehidupan beragama di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.

Djumpa juga menyampaikan pesan yang tersirat dalam perayaan hari Idul Adha atau ldul Qurban, bahwa ibadah qurban tak lagi dimaknai sebagai proses ritual belaka, namun bermakna keteladanan Nabi Ibrahim yang mampu secara lahiriah mentransformasi pesan keagamaan dalam aksi nyata perjuangan penuh pengorbanan yang diakhiri dengan mendapatkan Ridho Allah, SWT.

“Karena berhasil menunjukan Ketakwaan, Keikhlasan dan Kepasrahan seorang Nabi Ibrahim terhadap perintah sang pencipta (ALLAH SWT) untuk menyembelih putra kesayangannya Ismail,” ujarnya.

Dijelaskan pula, spirit ldul Adha dan ibadah Qurban memiliki makna penting yakni makna ketakwaan manusia atas perintah sang khalik, kemudian makna sosial yaitu mendidik umat muslim agar memiliki kepekaan dan solidaritas yang tinggi terhadap sesama, layaknya zakat infak dan sedekah.

Selanjutnya makna Batiniah yaitu bagi kita yang meneruskan risalah keislaman agar dapat mengendalikan bahkan membunuh Nafsu Kebinatangan dalam diri yang membuat manusia melakukan perbuatan dosa.

“Dari beberapa pesan ini mengajak umat muslim di Kabupaten Kepulauan Aru hendaklah diaplikasikan secara kaffah di dalam kehidupan keseharian kita dan harapan saya kepada PHBI Aru agar kiranya dapat menyalurkan sumbangsih hewan qurban dari pemerintah daerah ini secara adil kepada para mustahiq yang benar-benar membutuhkan di tiap-tiap masjid di kota Dobo,” tandas Wabup Aru.

Diakhir sambutannya, dirinya juga menambahkan bantuan hewan qurban sapi dari Presiden Prabowo Subianto seberat 800 Kg.

“Jadi pemberian sapi dari bapak presiden ini beratnya mencapai 800 kilogram dan akan diserahkan satu ekor sapi kepada Masjid Raya Nurul Haq Dobo dan sisanya kepada Pengurus PHBI untuk dibagikan,” katanya.

Terpisah, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas pemberian hewan qurban kepada pemerintah daerah untuk dibagikan kepada umat Islam di Aru, khususnya kota Dobo.

“Atas nama pemerintah daerah Kepulauan Aru Saya mengucapkan terima kasih buat Bapak Presiden Republik Indonesia yang mana sudah memperhatikan kami di wilayah-wilayah terpencil seperti ini dalam hal hari-hari keagamaan dan kami diperhatikan seperti ini, mungkin kali ini langkah baik dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk menyentuh sampai ke level terpencil. Terima kasih Bapak Presiden,” ungkap Kaidel.